Jumat, 31 Agustus 2018

RANGKUMAN PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN TANAH



  1. Tanah adalah lapisan bumi paling atas yang terdiri dari unsur mineral, bahan organik, air, dan udara.
  2. Batas lapisan tanah adalah sampai akar tanaman mampu menembusnya. Setelah lapisan tanah maka akan bertemu lapisan bedrock atau batuan induk.
  3. Salam satu titik pengeboran atau penggalian sampel tanah akan ditemukan perbedaan setiap lapisan tanah yang dilihat dari perbedaan warna dan tekstur.
  4. Tekstur tanah dibagi menjadi tiga fraksi yaitu lempung/liat (clay), debu (silt), dan pasir (sand).
  5. Fungsi tanah dapat berupa media tanam, ekosistem, pengendali atmosfer, dan pendaur ulang.
  6. Faktor-faktor pembentuk tanah yaitu bahan induk, iklim, relief, dan waktu.
  7. Bahan induk tanah dapat berupa mineral (batuan) dan makhluk hidup (kerang, tumbuhan, mikroba).
  8. Bahan induk mempengaruhi warna tanah, misalnya kerang maka warna tanah dominan putih.
  9. Faktor iklim yang paling mempengaruhi pembentukan tanah adalah suhu dan curah hujan.
  10. Suhu mempengaruhi reaksi mineral yang terdapat pada tanah, sedangkan curah hujan mempengaruhi pencucian pada tanah.
  11. Tanah yang berada di wilayah bercurah hujan tinggi akan mengalami pencucian yang hebat sehingga akan berwarna terang (merah) yang menandakan sebagai tanah tua.
  12. Tanah tua cenderung tidak subur karena minim unsur hara.
  13. Relief berupa topografi bentuk-bentuk permukaan bumi mempengaruhi pembentukan tanah.
  14. Wilayah lereng curam akan membuat solum tanah tipis karena selalu mengalami erosi, sedangkan wilayah cekungan akan membuat solum tanah tebal karena akumulasi sedimentasi material liat.
  15. Waktu berpengaruh pada usia tanah, warna, dan kandungan unsur hara tanah. Semakin tua tanah maka unsur hara akan semakin sedikit sehingga tanah berwarna cerah dan tidak subur.
  16. Ciri-ciri morfologi tanah dapat dlihat dari warna, tekstur, struktur, konsistensi, dan pori-pori tanah.
  17. Warna tanah dapat ditentukan dengan menggunakan Munsel Soil Chart.
  18. Warna tanah cerah maka bahan organik akan semakin rendah dan menandakan bahwa tanah tersebut tidak subur. Tanah berwarna cerah mengandung bahan gipsum, garam, besi, dan silika.
  19. Tanah merah mengandung banyak unsur besi sehingga kurang subur.
  20. Tekstur tanah dapat dirasakan dengan sentuhan partikel-partikel tanah yang dibasahkan. tekstur tanah dapat berupa liat/lempung (clay) jika partikel halus dan menempel di tangan seperti cokelat cair.
  21. Struktur tanah dapat dilihat dari segenggam tanah yang dapat dinyatakan berstruktur granular, wedge, blocky, platy, dan massive.
  22. Dengan penggalian lebih dari satu meter dapat terlihar horison tanah yang menampilkan struktur tanah berbeda.
  23. Horison A cenderung berstruktur granular, horison E berstruktur platy, horison B berstruktur blocky, dan horison C berstruktur massive.
  24. Konsistensi tanah mempengaruhi kandungan pupuk yang melekat pada tanah. Konsistensi tanah (KTK) tinggi cocok untuk kegiatan pertanian karena akan membuat pupuk lebih lama bertahan pada tanah.
  25. Konsistensi tanah dapat dilihat dengan cara membasi tanah dan menggulungnya menjadi bentuk panjang yang menyatu.
  26. Pori-pori tanah berfungsi sebagai penyuplai udara dan air bagi organisme tanah dan akar tanaman.
  27. Hingga saat ini terdapat tiga klasifikasi tanah yaitu USDA, FAO/UNESCO, dan PPT IPB(Pusat Penelitian Tanah).
  28. Klasifikasi tanah yang sering digunakan adalah klasifikasi tanah USDA karena lebih taktis dan parametris (dapat diukur).
  29. USDA membagi jenis tanah menjadi 12 ordo yang dapat diklasifikasikan lagi menurut suborde, grup, dan subgrup.
  30. Klasifikasi tanah menurut USDA (dari orde tanah yang paling muda) yaitu: Entisol (tanah muda), Incepsol (lempung/lekat), Vertisol (retak jika kering dan mengembang jika basah, tanah pertanian di pantura Jawa), Molisol (iklim semi arid), Histosil (gambut), Aridsol (iklim arid), Spodosol (putih pucat), Alfisol, Untisol (merah dan lekat *sampel tanah saat pelatihan), Oxisol (tanah merah mengandung besi), Andisol (tanah di Bogor kara curah hujan tinggi), dan Gelisol (tanah kutub)
  31. Klasifikasi tanah menurut PPT merupakan klasifikasi tanah yang diajarkan pada materi pedosfer di kelas 10 SMA.
  32. Klasifikasi tanah menurut PPT yaitu: Latosol, Andosol, Podsolik, Mediteran, Gleisol, Regosol, Litosol, Aluvial, Organosol, Rezina, Grumosol, Kambrisol, dan Planosol.
  33. Perbedaan rasa kopi gayo, arabika, dan lampung disebabkan karena perbedaan unsur hara yang terkandung dalam tanah sebagai media tanam kopi.
  34. Setiap satu hektar lahan memiliki jenis tanah yang berbeda-beda sehingga untuk emnentukannya diambil jenis tanah yang paling dominan.
  35. Mengunduh aplikasi peta digital Avenza Map di playstore, Google Map Pro, dan Whatsupp Web untuk media pembelajaran berbasis tektonologi informasi geospasial.
  36. Pretest menggunakan googledrive dan posttest menggunakan kahoot.
  37. Pelatihannya sangat berguna namun waktunya kurang mencukupi sehingga ada materi yang belum diserap secara maksimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar