Sunday, November 13, 2016

MATERI PLKJ KELAS 8 SMP : RUMAH SUSUN


Siswa dapat menjelaskan latar belakang pembangunan rumah susun

  1. Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, yang merupakan kebutuhan dasar manusia, dan yang mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak serta kepribadian bangsa sebagai salah satu upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya, berjati diri, mandiri, dan produktif;
  2. Negara bertanggung jawab melindungi segenap bangsa Indonesia dalam penyelenggaraan perumahan melalui rumah susun yang layak bagi kehidupan yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia;
  3. Setiap orang dapat berpartisipasi untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal melalui pembangunan rumah susun yang layak, aman, harmonis, terjangkau secara mandiri, dan berkelanjutan;
  4. Negara berkewajiban memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Siswa dapat memahami pengertian rumah susun

Rumah susun adalah bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama.

Siswa dapat menyebutkan tujuan pembangunan rumah susun
  1. Menjamin terwujudnya rumah susun yang layak huni dan terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan serta menciptakan permukiman yang terpadu guna membangun ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan ruang dan tanah, serta menyediakan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan dalam menciptakan kawasan permukiman yang lengkap serta serasi dan seimbang dengan memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan;
  3. Mengurangi luasan dan mencegah timbulnya perumahan dan permukiman kumuh;
  4. Mengarahkan pengembangan kawasan perkotaan yang serasi, seimbang, efisien, dan produktif;
  5. Memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi yang menunjang kehidupan penghuni dan masyarakat dengan tetap mengutamakan tujuan pemenuhan kebutuhan perumahan dan permukiman yang layak, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah;
  6. Memberdayakan para pemangku kepentingan di bidang pembangunan rumah susun;
  7. Menjamin terpenuhinya kebutuhan rumah susun yang layak dan terjangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam lingkungan yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan dalam suatu sistem tata kelola perumahan dan permukiman yang terpadu;
  8. memberikan kepastian hukum dalam penyediaan, kepenghunian, pengelolaan, dan kepemilikan rumah susun.


Siswa dapat menyebutkan ciri khas pembangunan rumah susun
  1. Rumah susun harus dibangun di lokasi yang sesuai dengan peruntukan dan keserasian lingkungan dengan memperhatikan rencana tata ruang dan tata guna tanah yang ada.
  2. Rumah susun harus dibangun pada lokasi yang memungkinkan berfungsinya dengan baik saluran-saluran pembuangan dalam lingkungan ke sistem jaringan pembuangan air hujan dan jaringan air limbah kota.
  3. Lokasi rumah susun harus mudah dicapai angkutan yang diper lukan baik langsung maupun tidak langsung pada waktu pembangunan maupun penghunian serta perkembangan di masa mendatang, dengan memperhatikan keamanan, ketertiban, dan gangguan pada Iokasi sekitarnya.
  4. Lokasi rumah susun harus dijangkau oleh pelayanan jaringan air bersih dan listrik.
  5. Dalam hal lokasi rumah susun belum dapat dijangkau oleh pelayanan jaringan air bersih dan listrik, penyelenggara pembangunan wajib menyediakan secara tersendiri sarana air bersih dan listrik sesuai dengan tingkat keperluannya, dan dikelola berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku.


Siswa dapat menyebutkan fasilitas rumah susun
  1. Fasilitas Niaga (warung) 
  2. Fasilitas Pendidikan (tingkat Pra Belajar) :
  3. Fasilitas Kesehatan
  4. Fasilitas Peribadatan.
  5. Fasilitas Pemerintahan dan Pelayanan Umum.
    • Siskamling
    • Gedung Sebaguna.
    • Kantor Pengelola.
  6. Fasilitas Ruang Terbuka.
    • Tempat Bermain.
    • Tempat Parkir.


Siswa dapat menjelaskan pengertian pemilik dan penghuni rumah susun

  1. Pemilik adalah setiap orang yang memiliki satuan rumah susun.
  2. Penghuni adalah orang yang menempati satuan rumah susun, baik sebagai pemilik maupun bukan pemilik.
  3. Pengelola adalah suatu badan hukum yang bertugas untuk mengelola rumah susun.
  4. Perhimpunan pemilik dan penghuni satuan rumah susun yang selanjutnya disebut PPPSRS adalah badan hukum yang beranggotakan para pemilik atau penghuni satuan rumah susun.


Siswa dapat mengetahui tugas pokok pengelola, penghimpun, dan penghuni rumah susun

Tugas – tugas Badan Pengelola adalah melaksanakan  pemeriksaan, pemeliharaan, kebersihan dan perbaikan rumah susun dan lingkungannya pada bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama. Mengawasi ketertiban dan keamanan penghuni, serta pengguna bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama. Memberikan laporan secara berkala kepada pengurus sekurang – kurangnya setiap 3 (tiga) bulan. Mempertanggung jawabkan kepada pengurus tentang penyelenggaraan pengelolaan.
Hak dan Kewenangan Badan Pengelola adalah membuat tata tertib dan aturan lainnya yang berhubungan dengan pengelolaan rumah susun. Menetapkan dan memungut iuran pengelolaan dengan persetujuan pengurus. Badan Pengelola Rumah Susun mempunyai tugas:
  1. Menyusun perencanaan, program, anggaran dan laporan 
  2. Melaksanaan sosialisasi, pemasaran dan promosi untuk mencapai tingkat hunian maksimal 
  3. Melaksanaan manajemen operasional penghunian 
  4. Melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka peningkatan pendapatan
  5. Melakukan pengaturan terhadap hal – hal yang berkaitan dengan kepentingan bersama, baik antara penghunian maupun dengan masyarakat sekitar berdasarkan musyawarah dan mufakat


Siswa dapat mengetahui ruang lingkup rumah susun
  1. Satuan rumah susun yang selanjutnya disebut sarusun adalah unit rumah susun yang tujuan utamanya digunakan secara terpisah dengan fungsi utama sebagai tempat hunian dan mempunyai sarana penghubung ke jalan umum.
  2. Tanah bersama adalah sebidang tanah hak atau tanah sewa untuk bangunan yang digunakan atas dasar hak bersama secara tidak terpisah yang di atasnya berdiri rumah susun dan ditetapkan batasnya dalam persyaratan izin mendirikan bangunan.
  3. Bagian bersama adalah bagian rumah susun yang dimiliki secara tidak terpisah untuk pemakaian bersama dalam kesatuan fungsi dengan satuan-satuan rumah susun.
  4. Benda bersama adalah benda yang bukan merupakan bagian rumah susun melainkan bagian yang dimiliki bersama secara tidak terpisah untuk pemakaian bersama.


UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG RUMAH SUSUN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 1988 TENTANG RUMAH SUSUN


No comments:

Post a Comment