Tuesday, March 22, 2016

SEMACAM KAMUS ISTILAH PER-BIS-AN INDONESIA


  1. Air sus : kependekan dari air suspension atau suspensi udara atau suspensi balon
  2. Supir joss: pengemudi yang mengemudi dengan cepat dan gesit
  3. Pelari : bis yang berjalan cepat
  4. Artis : pengemudi yang memiliki banyak penggemar karena kedekatanya dengan pecinta bis
  5. Cobo : lampu strobo LED biru variasi yang diletakan di atas dasboard
  6. Nyeset kiwo :  mencari sarkawinan
  7. Solar jatah: bahan bakar dijatah dari perusahaan untuk satu kali perjalanan
  8. Solar cor : bahan bakar tidak dijatah, pengemudi dipersilahkan untuk mengisi BBM sesuai kebutuhan
  9. Muriaan: perusahaan otobis yang berada di sekitar lereng Gunung Muria (Jepara, Kudus, Rembang, dan Pati)
  10. Ngedim : menyalakan lampu jauh untuk menyapa, memperingati, penerangan jauh, dsb
  11. Ngebahu : menggunakan jalur darurat atau paling kiri di jalan toll untuk mendahului copas dari fuat cepat
  12. Buka jalur : menggunakan jalur berlawanan yang lebih sepi untuk mendahuli karena jalanan macet
  13. Laka : kecelakaan
  14. Jeder : menabrak kendaraan di depan
  15. O500R : sasis bis mercedes benz OH-1836
  16. MB Coller : sasis bis mercedes benz OH-1521
  17. MB King : sasis bis mercedes benz OH-1518
  18. MB Prima : sasis bis mercedes benz OH-1113
  19. Perpal : tidak melanjutkan perjalanan karena tidak ada penumpang
  20. Kres : berpapasan dengan kendaraan di depan sehingga tidak dapat untuk mendahului
  21. Ngetem : berhenti sementara untuk mencari penumpang
  22. Ngeslah : melaju dengan kecepatan rendah untuk mencari penumpang
  23. Sarkawi : penumpang tanpa tiket resmi yang naik bukan di loket atau agen bis
  24. Rea Reo : sopir yang belum mempunyai pegangan bis atau masih berganti-ganti bis
  25. Batangan : sopir yang sudah mempunyai peganggan bis yang selalu dibawa dan dirawat
  26. Kawul : sopir yang belum mahir dalam mengemudi
  27. Ngeblong : bis yang membalap kendaraan lain
  28. Poll : kantor perusahaan otobus dan sebagai garasi tempat bis-bis diparkirkan 
  29. Moyong - moyong : penumpang penuh
  30. Mandoran : pengatur perjalanan bis dari poll
  31. Kontrol : tukang kontrol penumpang untuk mencatat jumlah penumpang dalam satu kali perjalanan
  32. Puter kepala : bis yang baru sampai tujuan langsung diberangkatkan lagi ke tujuan awal
  33. Kandang macan : tempat tidur sopir di bagian paling belakang bis
  34. BDB (bebas dari biaya) : istilah untuk tiket gratis, entah tiket gratis dari mengumpulkan tiket sampai 10tiket, doorprise, dsb.
  35. Prei : arah berlawanan kosong atau sepi sehingga ada kesempatan untuk mendahului (bis jawa timuran)
  36. Nggandoli : berjalan lambat supaya bis yang di belakang tidak mendapatkan penumpang
  37. Gambleh : berjalan lambat supaya bis yang di belakang tidak mendapatkan penumpang
  38. Tempel : mengikuti mengekor kendaraan lain di depan
  39. Ngerayap (ngeplek) :berjalan pelan untuk mencari penumpang biasanya saat baru keluar dari terminal
  40. Hot seat : deretan bangku penumpang paling depan
  41. Engkel : pengemudi yang membawa bus sendiri tanpa ada sopir cadangan
  42. Sopir cadangan: pengemudi pengganti
  43. Supir pinggir : dari awal ngelangsir sampai di RM (Rumah Makan) untuk service makan dan dari RM ke-dua sampai tujuan terakhir
  44. Supir tengah : lepas dari RM sampai RM ke-dua 
  45. Jilat sapi : menempel atau istilah kerennya 'nyurung'/'ngintil' bokong bis di depannya dengan jarak dekat sekitar 5 - 10 cm
  46. Bumel : bis yang dapat berhenti tiap shelterbis atau bebas menaikkan dan menurunkan penumpang di sepanjang jalan (di dalam trayeknya)
  47. Kejar tayang : mengejar waktu
  48. Nyurung: mendorong bis depannya agar lebih cepat
  49. Nunut: ikut kru
  50. TeBe : Bayaran pas copas dari fuat cepat
  51. Janggol : Ngeline (bahasa bis Tulungagungan)
  52. A2 : Awu - awu : bagian pencari penumpang di terminal selain kru bis atau mandoran
  53. Kebanan: ganti ban karena ada masalah pada ban (pecah, bocor, dll)
  54. Ngglondang : Bangku banyak yang kosong
  55. Ngeseat , Papag Bangku , Full Seat : semua bangku terisi
  56. Pacel : Banyak penumpang yang berdiri
  57. Nyodok: bis kosong dikirim untuk armada bantuan lebaran atau banyak penumpang
  58. Grandong: truk-truk yang berjalan lambat/truk gandeng
  59. Stut jack: truk-truk engkel yang berjalan cepat
  60. Ngebleng : pecah ban
  61. Sewa : penumpang
  62. Cilokan: penumpang tambahan yang naik setelah pos kontrolan (diceker)
  63. Tower : orang yang mengabarkan posisi bus depan atau belakangnya
  64. Boncos : penghasilan tidak sesuai (nombok)
  65. Wedusan : dpt uang lebih
  66. Banter : bis dengan kecepatan tinggi
  67. Supir lawas : pengemudi yang memiliki jam terbang banyak / pengalaman
  68. Kuburan : penutup mesin depan (hino AK atau mitsubishi karoseri lawan) berbentuk kotak seperti peti mati di samping pengemudi
  69. Duduk di atas Kuburan: Duduk atas mesin (khusus mesin depan)
  70. Nge-mel : "nyogok" pulisi karena melanggar lalin
  71. Seret : bis nya jalan kernetnya narik penumpang 
  72. Sumuk : bis non ac
  73. Storing : perbaikan kerusakan bis yang terjadi ketika sedang melakukan perjalanan biasanya oleh montir
  74. Mocok : menjalankan bis batangan temen
  75. Nyolar : mengisi bbm
  76. Line : trayek bis copas dari fuat cepat
  77. Luper AC= lubang - lubang kecil yang berfungsi untuk menyebarkan udara dingin dari AC letak nya pada langit langit bis
  78. Reclening Seat (RS) = jok yang dapat disetel kemiringannya sesuai dengan posisi duduk penumpang
  79. Leg rest = bantalan jok yg berfungsi untuk menopang kaki (selonjoran)
  80. Foot rest = plat tambahan pada bagian bawah belakang jok di depan kita berfungsi sebagai pijakan kaki 
  81. Sekat : kaca pemisah ruangan pengemudi dengan penumpang atau smoking area  dan toilet belakang
  82. Telolet : bunyi yang dihasilkan klakson variasi yang biasanya memiliki nada yang berbeda-beda karena terdapat lebih dari satu corong klakson
  83. Engine break : menggunakan rem yang terdapat di mesin dengan menurunkan rpm mesin
  84. Maniak: bocah usia sekolah SD-SMP yang sering hunting di pinggir jalan/toll dengan mengangkat jempol untuk meminta klakson/dim dari pengemudi


No comments:

Post a Comment