Monday, February 22, 2016

7 SMP : BAB 9 GEJALA ATMOSFER


7 SMP TQ UH. 3 IPS SEMESTER II TAHUN 2016

BAB 9 GEJALA ATMOSFER


1.       Atmosefer adalah lapisan gas atau udara yang menyelubungi bumi

2.       Lapisan atmosfer (urut dari yang terendah)
https://jagoips.files.wordpress.com/2013/03/image.png
a.       Troposfer
                             i.      Lapisan udara yang paling dekat dengan bumi
                           ii.      Ketinggian sekitar 9 km di kutuh dan 18 km di khatulistiwa
                          iii.      Terdapat fenomena cuaca seperti awan, hujan, angin, tekanan udara, dan kelembapan
                         iv.      Semakin tinggi suatu tempat di permukaan bumi,  maka suhu udara akan semakin rendah
b.      Stratosfer
                             i.      Lapisan udara yang tingginya sekitar 18 – 60 km dari permukaan bumi
                           ii.      Terdapat konsentrasi ozon pada ketinggian 22 km yang berfungsi sebagai pelindung bumi dari radiasi sinar ultraviolet
                          iii.      Tropopause: batas antara lapisan troposfer dengan stratosfer yang bersuhu minimum
                         iv.      Stratopause: batas antara lapisan stratosfer dengan  mezsosfer yang berhimpit dengan lapisan ozon
c.       Mesosfer
                             i.      Lapisan udara yang tingginya sekitar 60 – 80 km dari permukaan bumi
                           ii.      Berfungsi untuk membakar benda langit seperti meteor yang masuk ke bumi
                          iii.       Mesopause: batas antara lapisan mesosfer dengan lapisan ionosfer
d.      Ionosfer/termosfer
                             i.      Lapisan udara yang tingginya sekitar 80 – 800 km dari permukaan bumi
                           ii.      Terjadi proses ionisasi atom-atom udara radiasi sinar utraviolet menjadi aurora
                          iii.      Memiliki kemampuan untuk menyerap dan memantulkan gelombang radio
e.      Eksosfer
                             i.      Lapisan hampa udara atau luar angkasa
                           ii.      Molekul-molekul yang ada dapat meninggalkan bumi karena pengaruh massa jenis yang sangat kecil

3.       Manfaat atmosfer bagi kehidupan
a.       Penafasan bagi makhluk hidup
b.      Melindungi dari radiasi sinar ultraviolet
c.       Melindungi dari benturan benda angkasa
d.      Memantulkan gelombang untuk komunikasi

4.       Manfaat atmosfer dalam bentuk gerakan udara
a.       Sumber tenaga pelayaran tradisional
b.      Penyerbukan bagi tanaman
c.       Olahraga terbang layang
d.      Penyebab hujan
e.      Penggerak kincir angin

5.       Cuaca adalah keadaan rata-rata troposfer di suatu tempat tertentu pada waktu yang singkat dan senantiasa berubah setiap waktu.

6.       Di Indonesia, cuaca diamati dan dipelajari secara rutin oleh Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

7.       Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca di suatu wilayah yang luas dan dalam jangka waktu yang lama.

8.       Perbedaan cuaca dengan iklim
Keterangan
Cuaca
Iklim
Waktu perubahan
singkat
lama
Wilayah
sempit
luas
Sifat
Mudah berubah
Sulit berubah
Prediksi
mudah
sulit
Ilmu
meteorologi
klimatologi

9.       Unsur-unsur cuaca dan iklim
Unsur
Keterangan
Alat ukur
Temperatur udara (suhu)
Keadaan panas atau dinginnya udara di suatu tempat dan waktu tertentu yang dipengaruhi oleh intensitas sinar matahari yang diterima
Thermometer
Termograf (otomatis)
Kelembapan udara (lengas)
Banyaknya kandungan uap air yang terdapat di udara
Hygrometer
Curah hujan (presitipasi)
Titik-titik air hasil pengembunan uap air di udara yang jatuh ke bumi dalam satuan milimeter
Ombrometer
Fluviometer
angin
Udara yang bergereak dari daerah bertekanan udara maksimum ke daerah yang bertekanan minimum (hukum Buys Ballot)
Anemometer (kecepatan)
Gada-daga (arah angin)
Tekanan udara
Massa udara yang menekan bumi dari segala arah karena pengaruh gaya gravitasi
Barometer
Penyinaran matahari
Penerimaan energy matahari oleh permukaan bumi dalam bentuk sinar-sinar gelombang pendek yang menerobos atmosfer
Solarimeter kipp

10.   Berdasarkan hasil pengukuran BMKG, keadaan udara di Indonesia yaitu:
a.       Temperature udara harian di pantai cukup tinggi, yaitu sekitar 26°C dengan temperature tertinggi pada pukul 14.00 dan temperature terendah sekitar 24°C pada pukul 04.00 dinihari.
b.      Amplitudo harian kecil (selisih temperature udara tertinggi dan terendah dalam satu hari).
c.       Amplitudo tahunan relative kecil yaitu rata-rata 1°C karena lamanya siang dan malam sama.

11.   Tiga jenis kelambapan udara:
a.       Kelembapan absolute/mutlak adalah beratnya uap air yang dikandung setiap 1 m³ udara.
b.      Kelembapan spesifik adalah berat uap air per satuan berat udara yang dinyatakan dalam bentuk gram air per kilogram udara.
c.       Kelembapan nisbi/relative: perbandingan antara jumlah uap air yang ada di udara dengan jumlah maksimum uap air dalam satuan persen.

12.   Faktor yang mempengaruhi penyinaran matahari:
a.       Besarnya sudut datang sinar matahari
b.      Lama penyinaran matahari
c.       Jenis tanah/objek yang disinari matahari
d.      Keadaan awan pada waktu penyinaran

13.   Alat pengukur cuaca/iklim
a.       Thermometer dinding berfungsi untuk mengukur suhu udara yang memiliki kemampuan ukur antara -18°C sampai 50°C secara otomatis.
b.      Thermometer maksimum-minimum berfungsi untuk mengukur suhu udara terendah dan tertinggi pada suatu tempat dengan menetralkan jarum jam terlebih dahulu.
c.       Thermometer bola basah-bola kering berfungsi untuk mengukur kelembapan nisbi udara dalam satuan persen dengan mencocokkan selisih angka pada tabel.
d.      Barometer aneroid berfungsi untuk mengukur tekanan udara secara otomatis dengan satuan milibar (mb).
e.      Altimeter berfungsi untuk mengukur ketinggian suatu tempat secara otomatis dengan satuan meter atau satuan kaki (feet).
f.        Anemometer berfungsi untuk mengukur kecepatan angin secara otomatis dalam satuan meter perdetik dengan meletakkan secara vertical di atas penyangga.
g.       Hygrometer berfungsi untuk mengukur kelembapan nisbi secara otomatis dalam satuan persen.
h.      Ombrometer tipe observatorium berfungsi untuk mengukur curah hujan yang tertampung air hujan di dalam bak dengan gelas ukur.
i.         Obrometer tipe hellman berfungsi untuk mengukur curah hujan secara otomatis diukur melalui goresan pena tinta pada kertas pias yang membentuk grafik.
j.        pH meter (pH tester) berfungsi untuk mengukur pH air hujan dengan satuan derajat keasaman secara otomatis (pH di bawah 7 = asam; pH 7 = netral; dan pH lebih dari 7 = basa).
k.       Gada-gada (kantong angin) dan layang-layang berfungsi untuk penunjuk arah mata angin secara sederhana, sedangkan baling-baling angin (wind vane) penunjuk arah angin modern.

14.   Tipe-tipe hujan di Indonesia
a.       Hujan asam: hujan yang kondisi airnya menunjuikkan tingkat keasaman yang cukup tinggi karena terkontaminasi oleh polusi udara.
http://s8.postimg.org/nkjkojw1h/Acid_Rain_Hujan_Asam.jpg
b.      Hujan orografis: hujan yang terjadi di lereng-lereng pegunungan karena uap air terhalang pegunungan.
http://3.bp.blogspot.com/-RgcUQwTgxZ0/U7uugENF9hI/AAAAAAAAAkE/xM1W00lsuDE/s1600/111.png
c.       Hujan zenital/konveksi: hujan yang disebabkan oleh naiknya udara panas yang mengandung uap air secara vertical di daerah tropis.
http://3.bp.blogspot.com/-2-uqC0mTPf0/VcnJtNiXrFI/AAAAAAAAAS8/drM4cp7uSfc/s1600/HUJAN%2BZENITHAL.jpg
d.      Hujan frontal: huja yang terjadi karena pertemuan dua massa udara yang berbeda, yaitu massa udara panas dan massa udara dingin.
http://4.bp.blogspot.com/-JleuyDHjNy0/VMxI3SVr6TI/AAAAAAAAB-w/-au3yuI0rn8/s1600/Hujan%2Bfrontal.png

15.   Menurut Braak dengan teorinya Gradien Barometris: setiap naik 100 meter di muka bumi tropis, temperature udara akan turun 0,6°C.

16.   Contoh: suhu udara di pantai adalah 27°C. berapa suhu udara pada ketinggian 2.000mdpl?
Tx = To – (h/100 x 0,6°C)
Suhu x = Suhu awal – (ketinggian/100 x 0,6°C)
Suhu x = 27°C – (2.000/100 x 0,6°C)
Suhu x = 27°C - 12°C
Suhu x = 15°C

17.   Angin dinamakan berdasarkan asal angin berhembus.

18.   Macam-macam angin
a.       Angin darat: dari darat ke laut pada malam hari
b.      Angin laut: dari laut ke darat pada siang hari
c.       Angin gunung: dari gunung ke lembah (malam)
d.      Angin lembah: dari lembah ke gunung (siang)
e.      Angin fohn: angin yang turun dari lereng pegunungan yang bersifat kering dan panas.
                             i.      Sirocco di laut tengah
                           ii.      Zonda di Argentina
                          iii.      Chinook di Amerika Serikat
                         iv.      Gending di Probolinggo dan Pasuruan
                           v.      Kumbang di Tegal, Brebes, dan Cirebon
                         vi.      Brubu di Makassar – Sulawesi Selatan
                        vii.      Wambraw di Biak – Papua
                      viii.      Bahorok di Deli – Sumatra Utara
                         ix.      Puyuh di Sangir-Talaud dan Pulau Rote
f.        Angin siklon: udara yang berputar dari dari wilayah bertekanan udara maksimum ke wilayah bertekanan udara minimum.
                             i.      BBU (utara) ke arah kanan (searah jarum jam)
                           ii.      BBS (selatan) ke kiri (berlawanan jatum jam)
g.       Angin anti siklon: udara yang berputar dari wilayah bertekanan udara minimum ke wilayah bertekanan udara maksimum.
                             i.      BBU (utara) ke arah kanan (searah jarum jam)
                           ii.      BBS (selatan) ke kiri (berlawanan jatum jam)

19.   Hubungan lokasi dengan keadaan cuca dan iklim:
a.       Semakin dekat dengan ekuator, temperature udara akan semakin panas, sedangkan semakin mendekati kutub, temperature udara akan semakin dingin.
b.      Semakin tinggi letak suatu tempat, temperature udara akan semakin dingin (lapisan troposfer)
c.       Keadaan alam berupa lautan luas menjadikan temperature tidak terlalu panas.
d.      Keadaan alam berupa dataran tinggi menjadikan temperature menjadi sejuk.
e.      Keadaan alam berupa daerah gurun menjadikan temperature menjadi panas.

20.   Iklim matahari adalah iklim suatu tempat berdasarkan letak garis lintang atau garis edar semu matahari terhadap permukaan bumi.
http://4.bp.blogspot.com/-VCdo8FQi75c/VA_eptoBTDI/AAAAAAAAAhw/ORyUoS6Q2ho/s1600/iklim%2Bindonesia.gif
a.       Iklim tropis: 0° LU/LS - 23,5° LU/LS
b.      Iklim subtropics: 23,5° LU/LS - 40° LU/LS
c.       Iklim sedang: 40° LU/LS - 66,5° LU/LS
d.      Iklim dingin: 66,5° LU/LS - 90° LU/LS

21.   Iklim fisis adalah iklum suatu tempat yang dipengaruhi oleh lingkungan alam atau kondisi fisik di sekitarnya.
a.       Iklim darat: dipengaruhi oleh angin dari daratan
b.      Iklim laut: dipengaruhi oleh angin dari lautan
c.       Iklim ugahari: suhu siang hari sangat panas, sedangkan malam hari sangat dingin (gurun)
d.      Iklim sejuk: terasa sejuk karena terdapat pegunungan dan kondisi hutan yang hijau

22.   Iklim Koppen adalah pembagian iklim berdasarkan rata-rata suhu udara dan curah hujan.
a.       Iklim A : tropis, daerah bersuhu 18°C untuk bulan terdingin seperti di Indonesia.
b.      Iklim B: tundra/kutub, daerah bersuhu 10°C untuk bulan terpanas.
c.       Iklim C: sedang, menempati pinggiran benua yang dipengaruhi iklim laut yang hangat.
d.      Iklim D, ugahari, menempati pedalaman benua, sehingga dinamai iklim hutan saju/boreal.

23.   Iklim Schmidt – Ferguson adalah pembagian iklim berdasarkan perbandingan antara jumlah bulan basah dengan jumlah bulan kering.
a.       Bulan kering: curah hujan kurang dari 60 mm/thn
b.      Bulan basah: curah hujan lebih dari 100 mm/thn
c.       Bulan lembab: curah hujn antara 60-100 mm/thn

24.   Iklim Oldeman adalah pembagian iklim berdasarkan jumlah bulan basah secara berurutan.
a.       Bulan kering: curah hujan kurang dari 100mm/tahun
b.      Bulan basah: curah hujan lebih dari 200mm/tahun
c.       Bulan lembab: curah hujan antara 100 – 200 mm/tahun

25.   Manfaat cuaca dan iklim dalam kehidupan
a.       Manfaat dalam bidang pertanian
                             i.      Pertanian tanaman pangan
                           ii.      Pertanian garam pada musim kemarau
                          iii.      Perkebunan
                         iv.      Peternakan
b.      Manfaat dalam bidang teknologi
c.       Manfaat dalam bidang pariwisata

26.   Perubahan musim di Indonesia dipengaruhi oleh faktor letak dan bentuk fisik wilayah, yaitu:
a.       Letak astronomis: 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT
b.      Indonesia berbentuk kepulauan yang dikelilingi lautan yang luas
c.       Letak Indonesia di antara benua Asia - Australia

27.   Angin muson barat
https://nasriaika1125.files.wordpress.com/2013/08/muson-barat.jpg
a.       Bertiup dari bulan September-April
b.      Bertiup dari Benua Asia ke Benua Australia
c.       Membawa banyak uap air dari lautan
d.      Wilayah Indonesia mengalami musim penghujan

28.   Angin muson timur
https://nasriaika1125.files.wordpress.com/2013/08/muson-timur.jpg
a.       Bertiup dari bulan April-September
b.      Bertiup dari benua Australia ke Benua Asia
c.       Membawa sedikit uap air dari Gurun Gobi
d.      Wilayah Indonesia mengalami musim kemarau

29.   Penyebab terjadinya perubahan musim
a.       Revolusi bumi
b.      Peredaran semu tahunan matahari
c.       Sumbu bumi yang sejajar

30.   Perbedaan musim belahan bumi utara (BBU) dengan belahan bumi selatan (BBS)
http://4.bp.blogspot.com/-nwAzjn_hPNQ/UL_2BMihpYI/AAAAAAAAAHI/I09iT-vfEWI/s1600/gerakan+semu+tahunan+matahari.jpg
Waktu
BBU
BBS
21 Maret-21 Jun
Musim semi
Musim gugur
21 Juni-23 Sept
Musim panas
Musim dingin
23 Sept-22 Des
Musim gugur
Musim semi
22 Des-21 Maret
Musim dingin
Musim panas


31.   Sumber: Tim Abdi Guru. 2008. IPS Terpadu untuk SMP Kelas VII Semester II. Jakarta: Erlangga. Hal. 47-70



No comments:

Post a Comment