Friday, February 5, 2016

7 SMP BAB 8 KONDISI GEOGRAFIS DAN PENDUDUK


7 TQ UH.2 SEMESTER II

BAB 8 KONDISI GEOGRAFIS DAN PENDUDUK


1.       Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dalam dengan sudut pandang lingkungan dengan konteks keruangan.

2.       Objek ilmu geografi meliputi bumi beserta isinya, hubungan timbal balik antarmanusia dan lingkungan.

3.       Geografi fisik adalah cabang geografi yang mempelajari gejala fisik di dalam dan permukaan bumi yang meliputi lapisan tanah, air, udara, dan prosesnya.

4.       Cabang ilmu geografi fisik:
a.       Geologi: mempelajari gejala alam yang terdapat di bawah dan di permukaan bumi seperti jenis batuan, lapisan batuan, dan kekayaan mineral yang terdapat dalam batuan.
b.      Geomorfologi: mempelajari proses terbentuknya permukaan bumi seperti relief tanah serta pengaruhnya terhadap aktivitas penduduknya.
c.       Meteorologi: mempelajari tentang keadaan cuaca yang mempengaruhi aktivitas manusia.
d.      Klimatologi: mempelajari tentang iklim.
e.      Hidrologi: mempelajari perairan darat seperti sungai, proses, dan pemanfaatannya.
f.        Biogeografi : mempelajari persebaran flora dan fauna di permukaan bumi.

5.       Topologi wilayah adalah bentuk permukaan bumi yang berkaitan erat dengan letak, luas, bentuk,  dan batas wilayah yang mempengaruhi unsur biotik.

6.       Letak astronomis adalah letak absolut suatu wilayah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur.

7.       Letak astronomis Indonesia terletak pada 6°08’LU - 11°15’LS dan 95°45’BT - 141°05’BT.

8.       Garis lintang (pararel) adalah garis khayal di permuakaan bumi yang melintang dari Kutub Utara ke Kutub Selatan secara vertikal.

9.       Kondisi geografis Indonesia menurut garis lintang:
a.       Panjang garis lintang 17°, letak paling utara 6°08’LU di Sabang, P. We (Aceh), dan letak paling selatan 11°15’LS di Pulau Rote (NTT).
b.      Sebagian besar wilayah Indonesia berada di belahan bumi selatan.
c.       Wilayah Indonesia dilalui garis khatulistiwa yaitu kota Pontianak, Samarinda, Palu, dan Bonjol.
d.      Indonesia beriklim tropis.

10.   Ciri-ciri iklim tropis:
a.       Temperatur udara rata-rata tinggi (27°C)
b.      Sering terjadi hujan puncak/konveksi/zenital
c.       Rata-rata curah hujan tinggi (2.000mm/tahun)
d.      Pelapukan batuan berlangsung cepat
e.      Memiliki berbagai jenis flora dan fauna

11.   Garis bujur (meridian) adalah garis yang membujur dari barat ke timur secara horisontal.

12.   Kondisi geografis Indonesia menurut garis bujur:
a.       Memiliki panjang garis bujur 46°, letak paling barat 95°45’BT di Sabang, P. We (Aceh) dan letak paling timur 141°05’BT di Marauke (Papua).
b.      Wilayah Indonesia seluruhnya berada di belahan bumi bagian timur.
c.       Pembagian waktu Indonesia ditetapkan berdasarkan Keppres  No. 41 Tahun 1987 tanggal 1 Januari 1988.

13.   Pembagian waktu di Indonesia: (-) < > (+)
a.       Waktu Indonesia Barat (WIB) meliputi Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah dengan patokan 105°BT selisih waktu dengan Greenwich 0° adalah GMT+7.
b.      Waktu Indonesia Tengah (WITA) meliputi Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan dengan patokan 120°BT selisih waktu dengan Greenwich 0° adalah GMT+8.
c.       Waktu Indonesia Timur (WIT) meliputi Maluku dan Papua dengan patokan 135° dengan patokan 105°BT selisih waktu dengan Greenwich 0° adalah GMT+9.

14.   Letak geografis adalah letak suatu wilayah berdasarkan lingkungan di sekitarnya.

15.   Letak geografis Indonesia berada di antara dua benua (Asia-Australia) dan dua samudra (Hindia-Pasifik).

16.   Keuntungan letak geografis Indonesia:
a.       Persimpangan jalur lalu lintas dunia
b.      Banyak percampuran kebudayaan
c.       Berada di antara dua benua yaitu Asia-Australia
d.      Brada di antara dua samudra yaitu Hindia-Pasifik
e.      Di antara negara-negara yang berkembang perekonomiannya

17.   Letak geologis adalah letak suatu wilayah dalam hubungannya dengan kondisi batuan (geologis) suatu wilayah dengan lapisan bumi di bawahnya.
18.   Letak geologis Indonesia terdiri atas tiga daerah dengan struktur geologis yang berbeda.

19.   Letak geologis Indonesia:
a.       Indonesia bagian barat adalah dangkalan sunda lanjutan dari benua Asia yang meliputi Sumatra, Jawa, Madura, dan Kalimantan.
b.      Indonesia bagian tengah yang terdiri dari kepulauan sirkum sunda (Bali, Nusa tenggara) dan Sulawesi yang dibatasi dengan Wallace di Selat Makassar.
c.       Indonesia bagian timur adalah dangkalan sahul yang terdiri dari jalur sirkum lingkar Australia yaitu Papua dan Maluku yang merupakan kelanjutan dari benua Australia.

20.   Letak kultur historis adalah letak suatu wilayah berdasarkan hubungannya dengan kultur historis atau budaya daerah.

21.   Letak kultur historis Indonesia terletak pada pertemuan berbagai kebudayaan dunia yang terjalin satu sama lain.

22.   Saat daratan Asia dan Indonesia menyatu menjadi daratan pada tahun 500SM banyak penduduk Asia (Dongsong) yang bermigrasi ke Indonesia dan kemudian membentuk kebudayaan asli indonesia.

23.   Letak geomorfologis adalah letak suatu wilayah berdasarkan bentuk permukaan bumi.

24.   Perbedaan letak geomorfologis mempengaruhi:
a.       Perbedaan suhu udara karena pengaruh ketinggian dan garis lintang
b.      Perbedaan kuantitas mineral yang dikandung dalam batuan
c.       Menentukan kepadatan penduduk, misalnya daerah pegunungan terjal penduduknya jarang
d.      Pertimbangan untuk memperhitungkan perencanaan berbagai macam pembangunan.

25.   Negara Indonesia terbentuk dari pulau-pulau yang jumlanya +- 13.667 pulau dengan garis pantai sepanjang 81.497 km atau 2x keliling khatulistiwa.

26.   Luas wilayah Indonesia menurut perhitungan BPS tahun 2003 adalah 1.890.754 km².

27.   Batas wilayah:
a.       Secara alami menggunakan sungai, danau, mpegunungan, dan lautan
b.      Secara buatan menggunakan patok, tugu, pintu gerbang, tembok, dan bangunan lain

28.   Geografi biotik sering disebut sebagai biosfer.

29.   Biosfer adalah lapisan bumi tempat makhluk hidup mencari makan dan berkembangbiak.

30.   Biosfer meliputi lapisan di permukaan bumi, perairan, lapisan udara, dan kondisi fisik suatu wilayah yang mendukung kehidupan organisme.

31.   Lingkungan geografis sangat berpengaruh terhadap keadaan penduduk seperti permukiman penduduk, kebudayaan, ekonomi, politik, dan hubungannya dengan keadaan alam sekitar.

32.   Usaha penduduk dalam beradaptasi dengan lingkungan:
a.       Penduduk di pedesaan bekerja sebagai petani
b.      Penduduk di perkotaan bekerja di sektor industri, perdagangan, dan jasa

33.   Usaha penduduk dalam upaya pemanfaatan lingkungan:
a.       Berburu, meramu, dan menangkap ikan merupakan kegiatan ekonomi penduduk terasing dengan peradaban sederhana.
b.      Berladang adalah aktifitas ekonomi lahan kering yang penggunaan lahannya masih berpindah-pndah. Selain berladang, penduduk Sumatra dan Kalimantan juga berternak.
c.       Bertani sawah adalah penduduk yang memiliki aktivitas ekonomi pertanian lahan basah yang sifatnya menetap dan menggunakan sistem pengairan irigasi.
d.      Penduduk perkotaan dan industri di kota-kota besar identik sebagai pusat kegiatan penduduk, pusat perdagangan, dan pusat jasa.

34.   Kebudayaan adalah pola perilaku, tindakan, pikiran, dan hasil-hasil yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya dalam masyarakat secara berkesinambungan.

35.   Bentuk-bentuk kebudayaan:
a.       Kebudayaan kegiatan: untuk memenuhi kebutuhan manusia seperti kegiatan sosial dan ekonomi.
b.      Kebudayaan kejiwaan rohani, agama, ilmu pengetahuan, bahasa, kesenian, dan politik
c.       Kebudayaan kebendaan seperti pakaian, rumah, alat rumah tangga, dan kendaraan.

36.   Sumber: Tim Abdi Guru. 2007. IPS Terpadu untuk Kelas VII Semester 2. Jakarta: Erlangga. Hlmn. 33-42

37.   Bonus:


http://4.bp.blogspot.com/-0eANz68IGNc/UpnvpXYqHmI/AAAAAAAAWU0/5fTn44GHNWM/s1600/Letak+Geologi+Indonesia.jpg

No comments:

Post a Comment