Monday, January 11, 2016

7SMP GEO: PETA, ATLAS, DAN GLOBE

7SMP (Semester II / 2016)

IPS GEO: PETA, ATLAS, DAN GLOBE

1.       Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi yang meliputi wujud, letak, dan data yang berkaitan seperti tampak dilihat dari atas.*

2.       Peta memiliki skala tertentu dan dilengkapi dengan symbol-simbol tertentu.

3.       Sumber pembuatan peta berasal dari hasil pengukuran, foto udara, atau citra satelit.

4.       Kartografi adalah ilmu yang mempelajari peta.*

5.       Unit kerja atau badan untuk penelitian dan pengembangan teknologi survey dan pemetaan antara lain Bakosurtanal, Direktoral topografi TNI AD, Pusat survey pemetaan, dan Dinas hidrologi dan oseanografi TNI AL.

6.       Fungsi peta di lingkungan pendidikan sekolah:*
a.        Alat peraga
b.       Media pembelajaran
c.        Catatan visual permanen
d.       Alat komunikasi
e.       Alat analisis letak dan luas suatu wilayah

7.       Syarat-syarat peta secara umum:*
a.        Jelas dan tidak membingungkan
b.       Mudah dimengerti maknanya
c.        Memberi gambaran sesuai sebenarnya
d.       Rapih, bersih, menarik, dan sedap dipandang

8.       Syarat-syarat peta secara khusus:*
a.        Judul peta: mencerminkan isi peta
b.       Orientasi: petunjuk arah mata angin
c.        Skala peta: perbandingan JP dengan JS
d.       Legenda: keterangan symbol-simbol peta
e.       Garis astronomi: memberikan informasi posisi atau letak absolute suatu lokasi berdasarkan garis lintang dan garis bujur
f.         Warna: mewakili objek sebenarnya di lapangan
g.        Tulisan: memperjelas informasi dalam peta
h.       Inset: peta kecil penunjuk lokasi yang dipetakan
i.         Garis tepi: membatasi peta dengan semua komponen peta
j.         Tahun pembuatan
k.       Sumber peta

9.       Jenis-jenis skala peta:*
a.        Skala angka: skala yang dinyatakan dengan angka
Skala 1 : 500.000
b.       Skala garis: skala yg dinyatakan dalam bentuk garis
https://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/skala-garis-dengan-cm.jpg
c.        Skala verbal: skala yang dinyatakan dengan kalimat
1 cm equal 5 km

10.   Jenis-jenis inset peta:
a.        Inset pembesaran: menerangkan dan memperjelas informasi penting dari suatu lokasi yang kenampakannya kecil atau kurang jelas.
https://saripedia.files.wordpress.com/2010/11/sulut.jpg
b.       Inset lokasi wilayah: memberikan gambaran yang baik mengenai posisi geografi daerah yang dipetakan terhadap daerah di sekitarnya.
https://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/pulau-kalimantan.jpg

11.   Pengunaan tipe huruf peta:*
a.        Huruf romawi (HURUF BESAR): menulis nama negara, provinsi, ibukota, dan kota besar.
b.       Huruf italic (huruf miring): menulis kenampakan perairan seperti laut, sungai, danau, teluk.
c.        Huruf gotic (huruf tebal): menulis kampakan alam/hyposgrafi seperti gunung api, pegunungan.
d.       Huruf gotic italic: menulis kenampakan buatan manusia seperti jalan raya, sekolah, bandara

12.   Jenis-jenis koordinat:
a.        Garis bujur: garis yang membujur dari utara ke selatan. Besaran busur adalah garis yang diukur dalam derajat dari titik 0° (meridian Greenwich)
b.       Garis lintang: garis yang melintang dari barat ke timur. Besaran lintang adalah garis yang diukur dalam derajat dari ekuator (khatulistiwa)

13.   Jenis-jenis symbol peta:
a.       Symbol menurut sifatnya
                                  i.      Symbol kualitatif: tidak mencerminkan jumlah, angka, atau volume misalnya symbol batas wilayah, ibukota, jalan raya, bandara.
https://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/simbol-budaya.jpg?w=376&h=282
                                ii.      Symbol kuantitatif: mencerminkan jumlah, angka, atau volume seperti symbol jumlah penduduk, luas lahan, jumlah hasil pertanian.
http://andimanwno.files.wordpress.com/2010/06/04-peta-potensi-ikan.jpg
b.       Symbol menurut bentuknya
                                  i.      Symbol titik: menandai letak suatu tempat, misalnya titik, kotak, segitiga, dan jangkar.
http://1.bp.blogspot.com/-UeR7kjU5UdY/UVFB-WkbRvI/AAAAAAAAB2w/8fjyX2pEMuk/s1600/simbol+titik.JPG
                                ii.      Symbol garis: menandai kenampakan yang memanjang, misalnya jalan raya, batas wilayah, sungai, dan rel kereta api.
http://lh3.ggpht.com/-W-uOzDcqNME/Tgw2YXuB7CI/AAAAAAAAAHs/36sa2zb014U/image_thumb%25255B13%25255D.png?imgmax=800
                               iii.      Symbol luas: menandai kenampakan yang memiliki kuantitas, misalnya permukiman, danau, rawa-rawa, dan curah hujan.
http://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/simbol-area1.jpg
                               iv.      Symbol warna: digunakan untuk kenampakan alam atau hypsografi, misalnya:*
1.       Biru: perairan
2.       Hijau: dataran rendah
3.       Kuning: dataran tinggi
4.       Cokelat: pegunungan
5.       Merah: jalan raya, gununapi aktif
6.       Putih: salju, es

14.   Jenis-jenis peta:*
a.        Peta dasar: hasil survey permulaan dari geodesi untuk membuat peta-peta lain dan masih membutuhkan materi lain
b.       Peta topografi: menggambarkan kenampakan umum tinggi rendahnya permukaan bumi
c.        Peta tematik: menampilkan tema tertentu atau khusus dari suatu kenampakan geografi
d.       Peta dinamik: menggambarkan gerakan suatu data, berupa symbol garis dan panah

15.   Bentuk peta:
a.       Peta analog
                                  i.      Peta planimetri (datar/dua dimensi)
                                ii.      Peta stereometri (timbul/tiga dimensi)
b.       Peta digital: menggunakan computer, misalnya GPS dan GoogleMap

16.   Atlas adalah sekumpulan peta-peta yang dijilid dalam bentuk buku dengan bahasa, symbol, dan proyeksi yang seragam.*

17.   Tiap lembar peta dalam atlas diberi kode atau nomor sesuai dengan lembar indeks.

18.   Syarat-syarat atlas:
a.        Menggambarkan wilayah dengan data yg akurat
b.       Memiliki warna dan symbol yang menarik
c.        Menggunakan proyeksi yang disesuaikan
d.       Memiliki atribut dan informasi yang lengkap

19.   Jenis-jenis atlas:*
a.        Atlas nasional: menyajikan informasi geografis dan data pada suatu wilayah atau negara tertentu.
b.       Atlas dunia: menyajikan informasi tentang keadaan dunia seutuhnya
c.        Atlas semesta: menyajikan informasi tentang keadaan jagat rata atau alam semesta.

20.   Fungsi penggunaan atlas sebagi media pembelajaran:
a.        Informasi fisik suatu negara dan dunia
b.       Sistem tata surya, rasi bintang, koordinat bintang, dan jagat raya
c.        Letak astronomis, letak geografis, luas suatu negara atau benua di permukaan bumi
d.       Kondisi fisik bumi, bentang alam, tata air, arus laut, dan pembagian waktu dunia
e.       Persebaran suatu objek tertentu serta pertumbuhan sosial, ekonomi, dan budaya di dunia

21.   Globe adalah model tiruan bola bumi yang memberikan gambaran tentang bentuk bumi sebenarnya.*

22.   Kedudukan globe agak condong sesuai dengan kemiringan sumbu bumi yaitu membentuk sudut 66,5° terhadap bidang garis eliptika.*

23.   Fungsi penggunaan globe bagi pembelajaran:*
a.        Mengetahui proses terjadinya gerhana
b.       Mengetahui proses perubahan dan pmbagian iklim
c.        Menghitung pembagian waktu menurut garis bujur
d.       Media peraga bentuk muka bumi dan rotasi bumi
e.       Membandingkan luas daratan dan lautan

24.   Data yang dimasukkan ke dalam  peta dapat berupa simbol-simbol yang berfungsi menggambarkan kenampakan/fenomena yang ada di dalam nya.

25.   Informasi secara global dari atlas:*
a.        Indeks: mempermudah pengguna dalam mencari dan menemukan informasi letak suatu objek yang disusun urut menurut abjad di halaman belakang
b.       Daftar isi: petunjuk tentang isi atlas secara urut setiap halaman yang terdapat di halaman awal
c.        Garis lintang dan garis bujur: digunakan untuk mencari informasi geografis tentang letak, pembagian waktu, dan pembagian iklim.

26.   Informasi secara global dari globe:
a.        Garis lintang (pararel) adalah garis khayal pada permukaan bumi yang melintang dan memutar secara horisontal. Garis lintang dimuai dari garis lingkar khatulistiwa (0°) ke atas disebut Lintang Utara (LU) dn ke bwah disebut Lintang Selatan (LS)
http://berbagiilmubersamaputrisetya.files.wordpress.com/2012/04/untitled.png
b.       Garis bujur (meridian) adalah garis khayal pada permukaan bum yang menghubungkan dua kutub secara vertikal. Garis bujur 0° menurut kesepakatan dimulai dari Kota Greenwich (London) yang dijadikan sebagai pedoman waktu dunia.
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f4/Longitude_(PSF).png/220px-Longitude_(PSF).png

27.   Garis bujur pada globe dapat digunakan untuk :
a.        Menghitung jarak di khatulistiwa: 1° bujur = 111 km (lingkar khatulistiwa 40.075 km : 360°)
b.       Menghitung kecepatan rotasi bumi: 1 jam = 15 menit (kecepata rotasi 15 x 111 = 1.665 km/jam)
c.        Mnentukan garis batas pnanggalan internasional: garis batasnya terdapat di 180° (Samudra Pasifik)

28.   Perbedaan peta, atlas, dan globe
Indikator
Peta
Atlas
Globe
Bentuk
2D
buku
3D
Isi
lembaran
banyak
dunia
Indeks
Tdk ada
ada
Tdk ada
Daftar isi
Tdk ada
ada
Tdk ada

29.   Ubahlah skala angka 1 : 300.000 menjadi skala garis!
http://4.bp.blogspot.com/-6T0YNp1PLzU/VVC12qFzXsI/AAAAAAAAALM/w9GXrZwFFus/s1600/mengubah.JPG 1 cm  = 300.000 cm

30.   Ubahlah skala garis di bawah ini menjadi skala angka!
https://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/skala-garis-dengan-cm.jpg
4 cm = 20 km (1 km = 100.000 cm)
4 cm = 2.000.000 cm
1 cm : 500.000 cm
Jadi, skala 1 : 500.000

31.   Mencari jarak sebenarnya (JS)
Diketahui jarak pada peta adalah 5 cm dan skala peta adalah  1 : 1.000.000. Berapa jarak sebenarnya?
JS = JP x skala
JS = 5 x 1.000.000
JS = 5.000.000 cm
JS = 50 km

32.   Mencari jarak pada peta (JP)
Pada peta berskala 1 : 750.000 diketahui jarak Kalideres – Labuan adalah 150 km . Berapa jarak Kalideres – Labhuan pada peta?
JP = JS : skala
JP = 150 km : 750.000 cm
JP = 15.000.000 cm : 750.000 cm
JP = 20 cm

33.   Mencari skala peta
Diketahui jarak A ke B pada peta adalah 25 cm dan jarak sebenarnya adalah 500 km. Berapa skala peta tersebut?
Skala = JP : JS
Skala = 25 cm : 50 km
Skala = 25 cm : 5.000.000 cm
Skala = 1 cm : 200.000 cm
Skala = 1 : 200.000


34.   Selesai, semoga sakti.

No comments:

Post a Comment