Wednesday, January 13, 2016

7SMP EKONOMI (SEMESTER II 2016) : KEGIATAN POKOK EKONOMI

7SMP : EKONOMI (SEMESTER II 2016)

KEGIATAN POKOK EKONOMI


1.       Mengapa konsumsi disebut sebagai awal dari kegiatan ekonomi?
Karena konsumsi dilakukan dalam bentuk memanfaat sumber daya yang disediakan alam dan kemudian berkembang menjadi pemakaian suatu hasil produksi.

2.       Konsumsi adalah kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang atau jasa, baik secara sekaligus maupun berangsur-angsur.

3.       Konsumen adalah orang atau lembaga yang melakukan kegiatan konsumsi.

4.       Tujuan konsumsi:
a.        Memenuhi berbagai kebutuhan fuatcepat
b.       Mengurangi nilai guna suatu barang/jasa

5.       Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi:
a.        Penghasilan: semakin besar penghasilan, maka konsumsinya semakin besar juga
b.       Harga barang: apabila harga barang naik, maka tingkat konsumsi masyarakat akan turun
c.        Ketersediaan barang: semakin banyak barang/jasa yang tersedia, maka tingkat konsumsi akan semakin meningkat
d.       Jumlah anggota keluarga: semakin banyak anggota keluarga, maka konsumsi juga akan semakin banyak
e.       Sikap hidup: apabila sikap hidup yang hemat, maka tingkat konsumsi akan dikurangi
f.         Harapan mengenai perubahan harga di masa depan
g.        Pembagian pendapatan di masyarakat
h.       Struktur pajak
i.         Lingkungan
j.         Kelas sosial

6.       Jenis benda yang dikonsumsi:
a.        Barang: benda yang dapat dilihat, diraba, mempunyai wujud, dan dapat memenuhi kebutuhan manusia. Contohnya mobil, makanan
b.       Jasa: produk yang tidak dapat dilihat, diraba, tidak mempunyai wujud tertentu, tetapi dapat dirasakan manfaatnya. Contohnya jasa guru, jasa dokter, jasa warnet, salon, bank, rental mobil.

7.       Skala prioritas kebutuhan adalah daftar berbagai macam kebutuhan hidup yang disusun berdasrkan tingkat kepentingan dan penghasilan.

8.       Mengapa manusia harus menerapkan skala prioritas?
Karena setiap hari kebutuhan manusia sangat banyak dan beranekaragam.

9.       Aspek postif perilaku konsumtif
a.        Terpenuhinya kebutuhan
b.       Adanya rasa puas
c.        Menjaga jalannya kegiatan ekonomi
d.       Membuka lapangan pekerjaan

10.   Aspek negatif perilaku konsumtif:
a.        Memperbesar pengeluaran
b.       Mendorong perilaku kriminal
c.        Menimbulkan beban bagi keluarga
d.       Menghabiskan sumber daya alam

11.   Etika dalam melakukan kegiatan konsumsi:
a.        Bersikap hemat dalam memanfaatkan alat pemuas kebutuhan dan sumber daya
b.       Mengutamakan kebutuhan pokok saat memenuhi kebutuhan
c.        Selektif dalam memilih alat pemuas kebutuhan
d.       Memberi barang yang asli bukan bajakan

12.   Produksi adalah segala usaha atau kegiatan manusia untuk menciptakan, menambah, dan mempertinggi nilai guna suatu barang dan jasa sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup.

13.   Tujuan produksi:
a.        Memenuhi kebutuhan manusia terhadap barang dan jasa
b.       Mengganti barang yang sudah habis atau rusak
c.        Memenuhi kebutuhan pasar internasional
d.       Mencari keuntungan sebesar-besarnya
e.       Meningkatkan kemakmuran

14.   Faktor produksi adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menghasilkan atau menambah keguanaan suatu barang/jasa.

15.   Pengelompokan faktor produksi:
a.        Faktor produksi asli
                             i.      Faktor produksi alam: semua sumber daya yang telah tersedia di alam tanpa harus diolah terlebih dahulu. Contohnya tanah, air, flora, fauna, dan barang tambang.
                            ii.      Faktor produksi tenaga kerja: tenaga dan pikiran manusia yang digunakan dalam kegiatan produksi. Dikelompokan menjadi tenaga kerja rohani dan tenaga kerja jasmani.
b.       Faktor produksi turunan:
                             i.      Faktor produksi modal: setiap benda atau alat yang digunakan untuk memperlancar proses produksi atau meningkatkan usaha. Modal menurut sifatnya dibedakan menjadi modal lancar dan modal tetap.
                            ii.      Faktor produksi kewirausahaan (pengusaha):  orang yang mampu menyatukan faktor-faktor produksi agar lebih bermanfaat.

16.   Pengelompokan tenaga kerja:
a.        Tenaga kerja rohani: tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan kekuatan berpikir dalam proses produksi. Contohnya manager, pilot, programer, sutradara, dokter.
b.       Tenaga kerja jasmani: tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan kekuatan fisik/tenaga dalam proses produksi. Contohnya montir, buruh, kuli bangunan, pengemudi.

17.   Faktor produksi modal menurut sifatnya:
a.        Modal tetap: benda-benda modal yang dapat digunakan untuk beberapa kali prose produksi. Contohnya gedung, mesin, mobil, komputer.
b.       Modal lancar: barang atau alat yang hanya dapat digunakan dalam satu kali proses produksi. Contohnya uang, bahan baku, bahan bakar.

18.   Ciri-ciri faktor produksi kewirausahaan (pengusaha):
a.        Mampu mengatur tata tertib perusahaan
b.       Mempunyai jiwa yang luas tentang ekonomi
c.        Memiliki keahlian, kecakapan, keterampilan, dan pandai dalam kegiatan administrasi
d.       Supel, bijaksana, dan padai bergaul
e.       Mampu mengambil keputuhsan secara cepat dan tepat serta berani bertanggung jawab atas resiko

19.   Jenis-jenis produksi:
a.        Produksi berdasarkan hasilnya:
                             i.      Menghasilkan barang: buku, sepatu, pakaian
                            ii.      Menghasilkan jasa: dokter, angkutan, bank
b.       Produksi berdasarkan tingkatannya:
                             i.      Primer: langsung dari alam seperti ektratif (perikanan laut) dn agraris (pertanian)
                            ii.      Sekunder: bidang industri dan kerajinan
                          iii.      Tersier: bidang perdagangan dan jasa
c.        Produksi berdasarkan wujudnya:
                             i.      Kimawi: baha-bahan kimia, misalnya obat
                            ii.      Perkitan: penggabungan dari komponen-komponen, misalnya kendaraan bermotor
                          iii.      Transportasi: menciptakan jasa perpindahan barang dan manusia, misalnya kereta api
                          iv.      Administrasi: pecintaan jasa administrasi, misalnya konsultan pajak
                            v.      Perubahan bentuk: pengolahan bahan baku menjadi barang siap pakai, misalnya industri kue, indutri meubel, industri pakaian

20.   Faktor yang mempengaruhi produksi:
a.        Kemajuan pereknomian
b.       Kemajuan teknologi produksi
c.        Besarnya modal yang dimiliki
d.       Jenis dan besarnya permintaan pasar

21.   Usaha peningkatan hasil produksi:
a.        Ekstensifikasi: menambah faktor-faktor produksi, misalnya penambahan areal pabrik, penambahan modal, penambahan tenaga kerja
b.       Intensifikasi: meningkatkan potensi, efisiensi, dan metode kerja dalam kegiatan produksi, misalnya meningkatkan mutu faktor produksi, meningkatkan kualitas tenaga kerja, pemupukan, meningkatkan efisiensi mesin-mesin produksi
c.        Diversifikasi: memperbanyak atau menambah jumlah usaha berbagai jenis produksi, misalnya wings food memproduksi mie sedap, mi sukses, top kopi, tea jus, dll
d.       Rasionalisasi: penerapan sistem manajemen yang efektif dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tepat guna.
e.       Spesialisasi produksi: pembagian tugas kerja pegawai sesuai dengan keahliannya, misalnya lulusan akuntasi ditempatkan di bagian keuangan

22.   Etika ekonomi dalam memanfaatkan faktor produksi:
a.        Tidak menimbulkan kerusakan lingkungan hidup
b.       Memanfaatkan SDA secara efektif dan efisien
c.        Memanfaatkan SDM secara manusiawi
d.       Mematuhi aturan perundang-undangan fuatcepat
e.       Memanfaatkan modal secara hemat dan cermat

23.   Distribusi adalah setiap penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen.

24.   Tujuan distribusi:
a.        Menyampaikan barang dari produsen ke konsumen
b.       Mempercepat sampainya hasil produksi ke konsumen
c.        Tercapainya pemerataan produksi
d.       Menjaga berlangsungnya kegiatan produksi
e.       Meningkatkan nilai guna barang atau jasa

25.   Manfaat distribusi bagi produsen yaitu barang hasil produksi tidak menumpuk pada suatu tempat dan dapat disalurkan secara merata ke konsumen.

26.   Manfaat distribusi bagi konsumen yaitu dapat mempermudah konsumen dalam mendapatkan alat pemuas kebutuhannya.

27.   Saluran distribusi adalah cara-cara yang dilakukan untuk menyalurkan barang atau jasa hingga sampai ke tangan konsumen.

28.   Sistem saluran distribusi:
a.        Sistem distribusi langsung: penyaluran barang produksi langsung dari produsen ke konsumen, misalnya pedagang bakso
b.       Sistem distribusi semi langsung: penyaluran hasil produksi ke konsumen dilakukan melalui salurah distribusi milik perusahaan, misalnya bank mandri membuka cabang di berbagai daerah fuatcepat
c.        Sistem distribusi tidak langsung: penyaluran hasil produksi ke konsumen dilakukan melalui perantara atau lembaga distribusi

29.   Lembaga distribusi adalah badan usaha yang kegiatannya menyalurkan barang dari prdusen ke konsumen.

30.   Jenis lembaga distribusi:
a.        Pedagang: orang atau lembaga perantara yang kegiatannya membeli dan menjual atas kemauannya sendiri dan resiko yang terjadi ditanggung sendiri. Misalnya:
                             i.      Pedangan besar (wholesale): pedangan yang membeli berbagai macam jenis barang dalam jumlah besar dan menjualnya kembali ke pedagang eceran/konsumen. Contoh grosir Tanah Abang, grosir Cipinang
                            ii.      Pedagang eceran (ritel): pedagang yang membeli dan menjual kembali barang dagangan kepada konsumen dalam jumlah kecil. Contoh toko, warung, asongan
b.       Agen: seseorang atau lembaga yang bertindak sebagai distributor barang tertentu dari pabrik tertentu dan bertindak atas nama perusahaan fuatcepat yang menugaskannya, misalnya dealer motor Honda, agen Laptop Asus
c.        Makelar: perantara yang kegiatannya menjual dan membeli barang dagangan bukan atas namanya sendiri dan tidak bertanggung jawab atas barang yang dijualnya.
d.       Komisioner: perantara yang ditunjuk penjual untuk memasarkan produk dan bertanggung jawab ada barang yang dijual. Komisi adalah imbalan untuk komisioner.
e.       Eksportir: seseorang atau lembaga yang kegiatannya menjual barang ke luar negeri
f.         Importir: seseorang atau lembaga yang kegiatannya mendatangkan barang dari luar negeri

31.   Etika ekonomi dalam kegiatan distribusi
a.        Penyaluran barang harus tepat guna bagi konsumen
b.       Penyaluran barang harus adil dan merata
c.        Kualitas dan masa berlaku barang harus dicantumkan
d.       Memberikan jaminan atas resiko bagi konsumen


32.   Selesai, selamat menikmati.




No comments:

Post a Comment