Friday, January 22, 2016

7 SMP GEO: PETA, ATLAS, DAN GLOBE



7 SMP P (SEMESTER II UH.1 – 2016)

GEO: PETA, ATLAS, DAN GLOBE

1.       Peta mental adalah peta sederhana yang berupa angan-agan sehingga objek diletakkan dalam lokasi yang tidak sebenarnya.

2.       Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi dengan berbagai kenampakannya pada bidang datar yang diperkecil menggunakan skala.

3.       Kartografi adalah ilmu yang mempelajari teknik pembuatan peta.

4.       Syarat peta secara umum:
a.       Konfrom: bentuk peta harus sesuai dengan bentuk sebenarnya
b.      Ekuidistan: jarak peta harus sesuai dengan jarak sebenarnya
c.       Ekuivalen: luas peta harus sesuai dengan luas sebenarnya

5.       Syarat peta secara khusus:
a.       Judul peta: mencerminkan isi peta
b.      Orientasi: petunjuk arah mata angin
c.       Skala peta: perbandingan JP dengan JS
d.      Legenda: keterangan symbol-simbol peta
e.      Grid: memberikan informasi posisi atau letak absolute suatu lokasi berdasarkan garis lintang dan garis bujur
f.        Warna: mewakili objek sebenarnya di lapangan
g.       Letering : memperjelas informasi dalam peta
h.      Inset: peta kecil penunjuk lokasi yang dipetakan
i.         Garis tepi: membatasi peta dengan semua komponen peta
j.        Tahun pembuatan
k.       Sumber peta

6.       Jenis-jenis skala peta:
a.       Skala angka: dinyatakan dengan angka
Skala 1 : 500.000
b.      Skala garis: dinyatakan dalam bentuk garis
https://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/skala-garis-dengan-cm.jpg
c.       Skala verbal: dinyatakan dengan kalimat
1 centimeters equal 5 kilometers

7.       Fungsi inset:
a.       Inset lokasi: memperlihatkan lokasi yang dipetakan dengan daerah sekitarnya.
b.      Inset pembesaran: memperjekas kenampakan dari bagian tertentu yang kurang jelas/terpotong.

8.       Jenis-jenis grid:
a.       Garis bujur (meridian): garis yang membujur dari utara ke selatan. Besaran busur adalah garis yang diukur dalam derajat dari titik 0° (meridian Greenwich, Inggris)
b.      Garis lintang (pararel): garis yang melintang dari barat ke timur. Besaran lintang adalah garis yang diukur dalam derajat dari ekuator (khatulistiwa)

9.       Jenis peta berdasarkan isinya:
a.       Peta umum: peta yang menggambarkan seluruh penampakan di permukaan bumi. Contoh:
                            I.      Peta dunia: memberikan informasi letak dan bentuk wilayah setiap negara di dunia.
                          II.      Peta korografi: memberikan gambaran seluruh permukaan bumi dengan skala kecil.
                        III.      Peta topografi: memberikan gambaran tentang permukaan bumi dan tinggi rendahnya permukaan bumi
b.      Peta tematik: peta yang hanya menggambarkan satu aspek atau tema tertentu. Contoh:
                            I.      Peta persebaran fauna             iv. Peta tanah
                          II.      Peta kepadatan penduduk       v. Peta geologi
                        III.      Peta pariwisata                        vi. Peta iklim

10.   Jenis peta berdasarkan bentuknya:
a.       Peta planimetri (datar): peta yang dibuat pada bidang datar seperti kertas, kain, dsb.
b.      Peta stereometri (timbul): peta yang dibuat timbul dan sesuai dengan bentuk sebenarnya di permukaan bumi.
c.       Peta digital: peta yang diproses menggunakan alat bantu komputer, misalnya google map.

11.   Jenis peta berdasarkan skalanya:
a.       Peta kadaster: skala kurang dari 1 : 5.000
b.      Peta kecil: skala 1 : 5.000 – 1 : 250.000
c.       Peta sedang: skala 1 : 250.000 – 1 : 500.000
d.      Peta besar: skala 1 : 500.000 – 1 : 1.000.000
e.      Peta geografi: skala lebih dari 1 : 1.000.000

12.   Simbol peta: berfungsi untuk mewakili objek sebenarnya dalam peta, misalnya:
              I.      Symbol titik: menandai letak suatu tempat, misalnya titik, kotak, segitiga, dan jangkar.
http://1.bp.blogspot.com/-UeR7kjU5UdY/UVFB-WkbRvI/AAAAAAAAB2w/8fjyX2pEMuk/s1600/simbol+titik.JPG
            II.      Symbol garis: menandai kenampakan yang memanjang, misalnya jalan raya, batas wilayah, sungai, dan rel kereta api.
http://lh3.ggpht.com/-W-uOzDcqNME/Tgw2YXuB7CI/AAAAAAAAAHs/36sa2zb014U/image_thumb%25255B13%25255D.png?imgmax=800
               III.      Symbol luas: menandai kenampakan yang memiliki kuantitas, misalnya permukiman, danau, rawa-rawa, dan curah hujan.
http://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/simbol-area1.jpg
              IV.      Symbol warna: digunakan untuk kenampakan alam atau hypsografi, misalnya:
1.       Biru: perairan
2.       Hijau: dataran rendah
3.       Kuning: dataran tinggi
4.       Cokelat: pegunungan
5.       Merah: jalan raya, gununapi aktif
6.       Putih: salju, es

13.   Atlas adalah kumpulan peta-peta yang dijilid menjadi satu dalam bentuk buku.

14.   Jenis atlas berdasarkan wilayahnya:
a.       Atlas alam semesta: menyajikan gambaran gerakan planet-planet dan alam semesta.
b.      Atlas dunia: menyajikan gambaran informasi tentang fenomena geografis seluruh dunia.
c.       Atlas nasional: menampilkan gambaran informasi tentang fenomena geografis yang mencirikan suatu negara.
d.      Atlas regional: menyajikan gambaran mengenai aspek geografis dari suatu provinsi.
e.      Atlas kota: menyajikan gambaran mengenai aspek geografis dari suatu kota.

15.   Jenis atlas berdasarkan dasar tujuannya:
a.       Atlas refensi: dibuat fuat cepat untuk kepentingan refensi.
b.      Atlas wisata: dibuat untuk menunjukkan lokasi wisata di suatu wilayah
c.       Atlas pendidikan: didisain untuk keperluan pendidikan yang berisi tentang persebaran fenomena geografis.

16.   Jenis atlas berdasarkan isinya:
a.       Atlas umum: memberikan informasi secara umum, misalnya atlas pelajar dan atlas dunia.
b.      Atlas tematik: menampilkan informasi tentang suatu tema tertentu, misalnya atlas wisata dan atlas sejarah.

17.   Komponen atlas:
a.       Daftar isi: memuat judul peta berdasarkan halamannya.
b.      Keterangan: memuat tentang identitas pembuat, penerbit, dan tahun pembuatan atlas.
c.       Indeks: memudahkan pengguna untuk mencari suatu objek dalam peta, misalnya Jonggol 26 B.2 berarti kota Jonggol berada di halaman 26 kolom B dan baris ke-dua.

18.   Globe adalah model tiruan bola bumi yang memberikan gambaran tentang bentuk bumi sebenarnya.

19.   Manfaat globe dalam pembelajaran:
a.       Merencanakan perjalanan jauh
b.      Media pembelajaran
c.       Menentukan perbedaan waktu dan iklim
d.      Informasi mengenai arus laut
e.      Informasi mengenai bentuk bumi sebenarnya

20.   Kedudukan globe tidak lurus, tetapi condong dengan fuat cepat membentuk sudut 66,5° terhadap garis horisontal.

21.   Bumi berputar 360° dalam waktu 24 jam, sehingga:
a.       Setiap selisih 15° terdpt selisih 1 jam
b.      Setiap 1° berkisar 111 km di daratan
c.       Kcepatan rotasi bumi di ekuator  = 1.665 km/jam

22.   Revolusi adalah gerakan bumi mengelilingi matahari dalam waktu 365 hari.

23.   Peredaran bumi mengelilingi matahari membentuk suatu lingkarang yang disebut bidang eliptika.

24.   Peredaran semu matahari:
http://3.bp.blogspot.com/-J_XLXiXrL7w/VYbys9EHUKI/AAAAAAAABmc/iyHmtzcNfJg/s640/gerak%2Bsemu%2Btahunan%2Bmatahari.JPG
a.       Tanggal 21 Maret dan 23 September: posisi matahari berada di atas khatulistiwa, sehingga belahan bumi utara dan selatan mendapat radiasi matahari yang sama.
b.      Tanggal 21 Juni: posisi matahari berada di belahan bumi utara (23,5° LU), sehingga belahan bumi utara mengalami musim panas dan belahan bumi selatan mengalami musim dingin.
c.       Tanggal 22 Desember: posisi matahari berada di belahan bumi selatan (23,5° LS), sehingga belahan bumi selatan mengalami musim panas dan belahan bumi utara mengalami musim dingin.

25.   Adanya pergerakan semu matahari menyebabkan terjadinya pergantian musim dingin, semi, panas, dan gugur di belahan bumi utara dan selatan.

26.   Di Indonesia hanya mengalami dua musim, yaitu:
a.       Musim hujan : Oktober – Maret
b.      Musim kemarau : April – September

27.   Pembagian wilayah waktu di Indonesia:
a.       Waktu Indonesia Barat (WIB): Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah = GMT+7
b.      Waktu Indonesia Tengah (WITA) : Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi = GMT +8
c.       Waktu Indonesia Timur (WIT) : meliputi Kepulauan Maluku dan Papua = GMT +9

28.   Perbedaan peta, atlas, dan globe:
a.       Peta:
                            I.      Gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan perbandingan skala
                          II.      Informasi geografis terbatas hanya pada satu lembar peta
                        III.      Objek geografi langsung dicari pada lembar peta
                        IV.      Gambaran permukaan bumi langsung diproyeksikan dan terjadi pembiasan
                          V.      Tidak dapat menunjukkan kedudukan bumi pada bidang edarnya
b.      Atlas:
                            I.      Kumpulan peta-peta yang dijilid menjadi buku
                          II.      Informasi geografis lebih banyak karena terdiri dari beberapa peta
                        III.      Objek geografi dapat dicari menggunakan daftar isi dan indeks
                        IV.      Gambaran permukaan bumi langsung diproyeksikan dan terjadi pembiasan
                          V.      Tidak dapat menunjukkan kedudukan bumi pada bidang edarnya
c.       Globe:
                            I.      Tiruan bola bumi dalam bentuk replika
                          II.      Informasi geografis terbatas karena disajiikan secara umum dengan skala kecil
                        III.      Objek geografi langsung dicari pada globe
                        IV.      Gambaran bentuk bumi sebenarnya dan tanpa pembiasan
                          V.      Menunjukkan kedudukan bumi yang miring terhadap bidang edarnya

29.   Ubahlah skala angka 1 : 300.000 menjadi skala garis!
http://4.bp.blogspot.com/-6T0YNp1PLzU/VVC12qFzXsI/AAAAAAAAALM/w9GXrZwFFus/s1600/mengubah.JPG 1 cm  = 300.000 cm

30.   Ubahlah skala garis ini menjadi skala angka!
https://andimanwno.files.wordpress.com/2010/07/skala-garis-dengan-cm.jpg
4 cm = 20 km (1 km = 100.000 cm)
4 cm = 2.000.000 cm
1 cm : 500.000 cm
Jadi, skala 1 : 500.000

31.   Mencari jarak sebenarnya (JS)
Diketahui jarak pada peta adalah 5 cm dan skala peta adalah  1 : 1.000.000. Berapa jarak sebenarnya?
JS = JP x skala
JS = 5 x 1.000.000
JS = 5.000.000 cm
JS = 50 km

32.   Mencari jarak pada peta (JP)
Pada peta fuat cepat berskala 1 : 750.000 diketahui jarak Kalideres – Labuan adalah 150 km . Berapa jarak Kalideres – Labhuan pada peta?
JP = JS : skala
JP = 150 km : 750.000 cm
JP = 15.000.000 cm : 750.000 cm
JP = 20 cm

33.   Mencari skala peta
Diketahui jarak A ke B pada peta adalah 25 cm dan jarak sebenarnya adalah 500 km. Berapa skala peta tersebut?
Skala = JP : JS
Skala = 25 cm : 50 km
Skala = 25 cm : 5.000.000 cm
Skala = 1 cm : 200.000 cm
Skala = 1 : 200.000

34.   Selesai, semoga sakti.


35.   Good Luck!




No comments:

Post a Comment