Friday, December 4, 2015

SOAL 9 SEJARAH UAS/I/SEJ//P/205-2016




1.       Pendudukan Jepang di Indonesa diawali dengan menyerahnya Belanda kepada Jepang melalui perundingan ….
a.        Kalijati                                   c. Linggarjati
b.       Rengasdengklok                  d. Renville
2.       Jepang membagi wilayah Indonesia menjadi ….
a.        2 wilayah militer                 c. 5 wilayah militer              
b.       4 wilayah militer                 d. 3 wilayah militer             
3.       Wilayah III meliputi Pulau Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku yang diperintah oleh angkatan laut (kaigun) berpusat di ….
a.        Makassar                            c. Tarakan
b.       Batavia                                d. Bukit Tinggi
4.       Tujuan propaganda Jepang di Indonesia adalah untuk ….
a.        Mengusir sekutu dari wilayah Indonesia
b.       Mengusir Belanda dari wilayah Indonesia
c.        Mendapat simpati dari rakyat Indonesia
d.       Menguasai seluruh wilayah Asia Tenggara
5.       Di bawah ini yang bukan propaganda Jepang adalah ….
a.        Jepang merupakan saudara tua Indonesia
b.       Indonesia-Jepang memiliki kedudukan yang sama atau sederajat
c.        Jepang akan memimpin Asia untuk membangun Asia Timur Raya
d.       Rakyat harus menggunakan Bahasa Jepang dan melarang menggunakan Bahasa Belanda
6.       Upaya penyebarluasan mengenai suatu hal, dengan tujuan menarik simpati atau dukungan disebut ….
a.        Propaganda                        c. sabotase
b.       Agresi                                  d. provokasi
7.       Gerakan Tiga A dipimpin oleh ….
a.        Ir. Soekarno                                       c. Moh. Hatta
b.       Syafruddin Prawiranegara               d. Mr. Syamsudin
8.       Memusatkan seluruh kekuatan rakyat dalam rangka membantu usaha Jepang dan menghapuskan pengaruh Barat adalah tujuan ….
a.        PUTERA                               c. Jawa Hokkokai
b.       3A                                        d. Chuo Sangi In
9.       Empat serangkai terdiri dari ….
a.        Ir. Soekarno, Douwes Dekker, Ki. Hajar Dewantoro, dan K.H. Mas Mansyur
b.       Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Ki. Hajar Dewantoro, dan K.H. Mas Mansyur
c.        Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, HOS. Cokroaminoto, dan K.H. Mas Mansyur
d.       Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Ki. Hajar Dewantoro, dan K.H. Zaenal Mustofa
10.    Bertujuan untuk mengerahkan rakyat agar mengum-pulkan padi, permata, besi tua, pajak, dan menanam jarak untuk minyak pelumas dalam rangka Perang Asia Pasifik adalah tujuan ….
a.        PUTERA                               c. Jawa Hokokai
b.       Chuo Sangi In                     d. Gerakan 3A
11.    Chuo Sangi In (Badan Pertimbangan Pusat) bertujuan untuk ….
a.        memberi masukan dan pertimbangan pada pemerintah Jepang dalam mengambil keputusan
b.       mendidik dan melatih para pemuda untuk mempertahankan tanah airnya
c.        memusatkan seluruh kekuatan rakyat dalam rangka menghapuskan pengaruh Barat
d.       mengerahkan rakyat agar mengumpulkan hasil bumi dalam rangka Perang Asia Pasifik
12.    Organisasi politik bentukan jepang yaitu ….
a.        Seinendan, Keibondan     c. Jawa Hokokai, Romusha
b.       Peta, Heiho                        d. PUTERA, Chuo Sangi In
13.    Barisan pembantu polisi bentukan Jepang disebut ….
a.        Keibondan                          c. Fujinkai
b.       Gakotokai                           d. Seinendan
14.    Pembantu orajurit Jepang yang langsung ikut bertempur di medan perang Asia Pasifik adalah ….
a.        PETA                                    c. Keibondan
b.       Heiho                                  d. Seinendan
15.    Organisasi militer bentukan Jepang yang bertujuan untuk mempertahankan Indonesia dari serangan bangsa Barat adalah ….
a.        Seinendan                          c. PETA
b.       Keinondan                          d. Heiho
16.    Perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang:
No.
Lokasi
Pemimpin
1.
Cot Plieng – Aceh

2.
Lohbener -  Indramayu

3.
Sukamanah - Singaparna

17.    Perlawanan pasukan Pembela Tanah Air (PETA)
No.
Lokasi
Pemimpin
1.
Aceh

2.
Blitar

3.
Gumilir - Cilacap



--------------------------- TJ (TANJA JAWAB) --------------------------


18.    Pendudukan Jepang di Indonesa diawali dengan menyerahnya Belanda kepada Jepang melalui perundingan Kalijati, Subang tanggal 8 Maret 1942.
19.    Pihak Belanda diwakili panglima tentara Belanda Letjend. Ter Poorten dan Gubernur Jendral Hindia Belanda Tjarda van Starkenborgh Stachouwer, sedangkan pihak Jepang diwakili oleh Jendral Hitoshi Immamura.
20.    Jepang membagi wilayah Indonesia menjadi 3 wilayah dengan sistem militer:
1)       Wilayah I, berpusat di Batavia meliputi Pulau Jawa dan Madura yang diperintah oleh angkatan darat (rikugun)
2)       Wilayah II, berpusat di Bukit Tinggi meliputi Pulau Sumatra dan sekitarnya yang diperintah oleh angkatan darat (rikugun)
3)       Wilayah III, berpusat di Makassar meliputi Pulau Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku yang diperintah oleh angkatan laut (kaigun)
21.    Pada saat kedatangannya, Jepang melakukan propaganda sebagai berikut:
1)       Jepang merupakan saudara tua Indonesia
2)       Indonesia-Jepang memiliki kedudukan yang sama atau sederajat
3)       Jepang akan memimpin Asia untuk membangun Asia Timur Raya
4)       Rakyat harus menggunakan Bahasa Indonesia dan melarang menggunakan Bahasa Belanda
5)       Dapat mengibarkan bendera Merah Putih di samping bendera Jepang Hinomaru dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya  beriringan dengan lagu kebangsaan Jepang Kimigayo
22.    Propaganda adalah upaya penyebarluasan mengenai suatu hal, dengan tujuan menarik simpati atau dukungan.
23.    Untuk mengamankan wilayah Indonesia dari ancaman sekutu, Jepang membentuk organisasi:
1)       Gerakan Tiga A: dibentuk tanggal 29 April 1942  diketuai oleh Mr. Syamsudin (partai Parindra); bertujuan untuk membantu Jepang dalam menghadapi sekutu; memiliki semboyan 3A (Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia); dan tidak mendapatkan hasil yang diharapkan sehingga dibubarkan karena tidak dipimpin oleh pemipin Indonesia yang terkemuka.
2)       Pusat tenaga rakyat (Putera): diresmikan tanggal 1 Maret 1943 yang beranggotakan Ir. Soekarnoo, Drs. Moh. Hatta, Ki. Hajar Dewantoro, dan K.H. Mas Mansyur (empat serangkai); bertujuan untuk memusatkan seluruh kekuatan rakyat dalam rangka membantu usaha Jepang dan menghapuskan pengaruh Barat; dan berhasil mendekati rakyat dan pemimpun untuk mempersiapkjan kemerdekaan sehingga dibubarkan oleh Jepang karena dianggap tidak mendukungnya.
3)       Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa): beranggotakan pemuda-pemudi Jawa yang bertujuan untuk mengerahkan rakyat agar mengumpulkan padi, permata, besi tua, pajak, dan menanam jarak untuk minyak pelumas dalam rangka Perang Asia Pasifik.
4)       Chuo Sangi In (Badan Pertimbangan Pusat): dibentuk tanggal 5 September 1943 atas anjuran PM Hideki Tojo; diketuai oleh ir. Soekarno dan wakilnya R.M.A.A. Koesoemo Oetojo dan dr. Boentaran Martoatmojo; bertujuan untuk memberi masukan dan pertimbangan pada pemerintah Jepang dalam mengambil keputusan; dan menyadarkan bahwa propaganda Jepang untuk mengelabui bangsa Indonesia sebagai negara jajahan.
24.    Organisasi semi militer bentukan Jepang:
1)       Seinendan (barisan pemuda): dibentuk tanggal 9 Maret 1943 yang bertujuan untuk mendidik dan melatih para pemuda untuk dapat mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri.
2)       Keibondan (barisan pembantu polisi): dibentuk tanggal 29 April 1943 yang bertujuan untuk mengisi jiwa pemuda dengan semangat nasionalisme.
3)       Fujinkai (barisan wanita): dibentuk bulan Agustus 1943 yang bertujuan untuk memberikan pelatihan militer pada wanita Indonesia.
4)       Gakutotai (barisan pelajar): dibentuk tahun 1943 yang beranggotakanpelajar sekolah lanjutan.
5)       Suishintai (barisab pelopor): dibentuk tanggal 25 September 1944 yang bertujuan untuk meningkatkan kesigapan rakyat.
25.    Organisasi militer bentukan Jepang:
1)       Heiho (pembantu prajurit Jepang): dibentuk bulan April 1943 yang bertujuan untuk membantu langsung tentara Jepang yang bertempur di Kepulauan Solomon dan Myanmar.
2)       PETA/Pembela Tanah Air (tentara sukarela): dibentuk tanggal 3 Oktober 1943 yang bertujuan untuk mempertahankan Indonesia dari serangan bangsa Barat. Anggota PETA yang berprestasi mendapat pangkat daidanco (komandan batalyon), cudanco (komandan kompi), shodanco (komandan peleton), dan budanco (komandan regu).
26.    Perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang:
1)       Perlawanan rakyat Cot Plieng – Aceh: terjadi tanggal 10 November 1942 dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil akibat penindasan sewenang-wenang penjajah Jepang terhadap rakyat Cot Plieng.
2)       Perlawanan rakyat Sukamamah, Singaparna: terjadi tanggal 25 Februari 1944 akibat penolakan K.H. Zaenal Mustafa terhadap penghormatan dengan cara membungkukkan badan (seikerei) kepada Kaisar Jepang yang dianggap sebagai dewa.
3)       Perlawanan rakyat Lohbener dan Sindang, Indramayu: terjadi tanggal 30 Juli 1944 dipimpin oleh H. Mardiyas, H. Kartiwea, dan Kyai Srengseng akibat penyiksaan rakyat di desa Cidempet, Lohbener.
4)       Perlawanan rakyat Pontianak: terjadi tanggal 16 Oktober 1944 dipimpin oleh pemuda yang bermarkas di Gedung Medan Sepakat akibat pembunuhan rakyat yang dilakukan oleh Jepang.
27.    Perlawanan pasukan Pembela Tanah Air (PETA)
1)       Perlawanan PETA di Blitar: merupakan pemberontakan terbesar yang terjadi tanggal 14 Februari 1945 pimpinan Cudanco Supriyadi dibantu Cudanco Muradi. Berhasil dipadamkan tentara Jepang dan tokohnya dihukum mati, tetapi Cundanco Supriyadi berhasil melarikan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
2)       Perlawanan PETA di Aceh: terjadi bulan November 1944 dipimpin oleh Teunku Hamid (anggota Giyugun berusia 20 tahun) akibat kekejaman Jepang terhadap rakyat Aceh.
3)       Perlawanan PETA di Gumilir, Cilacap: terjadi bulan Juli 1944 dipimpin oleh Budanco Khusaeri yang akhirnya tertangkap Jepang. Atas usaha Daidanco Sudirman, Khusaeri dkk tidak dijatuhi hukuman oleh Jepang.
28.    Pada bulan Juli 1944, kedudukan Jepang dalam Perang Asia Pasifik mulai terdesak sekutu, sehingga memberikan kemerdekaan kepada negara Myanmar dan Filipina. Jendral Koiso juga memberikan janji kemerdekaan Indonesia pada tanggal 7 September 1945.
29.    Tanggal 15 Agustus 1945, Sultan Syahrir menerima berita kekalahan Jepang kepada sekutu.
30.    Akibat pendudukan Jepang di bidang sosial:
1)       Kesengsaraan rakyat akibat kerja paksa (romusha) dan pemenuhan tagihan lainnya.
2)       Kehidupan sosial rakyat yang semakin mundur dengan kondisi kesehatan, kelaparan, gizi buruk, dan kematian.
31.    Akibat pendudukan Jepang di bidang ekonomi:
1)       Perampasan kekayaan rakyat berupa hasil bumi dan perhiasan
2)       Kondisi perekonomian yang semakin merosot
3)       Eksploitasi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat besar
32.    Akibat pendudukan Jepang di bidang politik:
1)       Pelaksanaan politik penjajahan Jepang yang keras dan kejam
2)       Penindasan Jepang terhadap tokoh-tokoh pergerakan nasional anti-Jepang



No comments:

Post a Comment