Friday, December 4, 2015

SOAL 8 SEJARAH UAS/I/SEJ/8/P/2015-2016




Sej: aturan dan dampak kebijakan ekonomi liberal 1870, politik etis, cirri pendidikan masa hindia belanda, faktor internal dan eksternal pergerakan nasional, organisasi kebangkittan nasional


1.       Kebijakan untuk membuka investasi swasta di Hindia Belanda secara bebas disebut ….
a.        Ekonomi liberal                 c. tanam paksa
b.       Sewa tanah                         d. kerja rodi
2.       Salah satu aturan kebijakan ekonomi liberal (UU Agraria 1870) adalah …..
a.        Gubernur Jendral diperbolehkan menjual tanah
b.       Gubernur Jendral dilarang untuk mnyewakan tanah
c.        Lama penguasaan tanah oleh swasta tidak melebihi 57 tahun
d.       Pribumi diberi hak memiliki tanah dan menyewa-kannya pada pengusaha
3.       Dampak postif kebijakan ekonomi liberal bagi rakyat Indonesia adalah ….
a.        Dibangunnya sarana pendukung industry, seperti jalan raya, rel kereta, jembatan
b.       Industry Hindia Belanda mngalami kemajuan pesat
c.        Munculnya eksploitasi tenaga kerja dengan munculnya koeli ordinantie
d.       Munculnya hukuman fisik untuk buruh yang melarikan diri dari kontrak
4.       Aturan hubungan ketenagakerja-an antara buruh dengan majikan pada tahun 1870 disebut ….
a.        Poenalie sanctie                c. Trias Politica
b.       Koeli ordinantie                d. UU Agraria 1870
5.       Hak pengusaha untuk bertindak sebagai polisi dan hakim sekaligus untuk menghukum para kuli mereka tanpa melalui pengadilan disebut ….
a.        Koeli ordinantie                                c. Poenalie sanctie
b.       UU Agraria 1870               d. Trias Politica
6.       Penyebab berakhirnya kebijakan ekonomi liberal:
a.        Pemberitaan negatif mengenai poenalie sanctie
b.       Industry Hindia Belanda mngalami kemajuan pesat
c.        Eksploitasi tenaga kerja sesuai dng prinsip liberal
d.       Rakyat mengenal sistem pengupahan dgn uang
7.       Politik etis (politik balas budi) dicetuskan oleh ….
a.        Van den Bosch                   c. Deandels
b.       Raffles                                 d. Van Deventer
8.       Politik etis bertujuan untuk memajukan pribumi dalam bidang ….
a.        pertanian, pendidikan, dan kependudukan
b.       pergaulan, pendidikan, dan kependudukan
c.        pertanian, peperangan, dan kependudukan
d.       pertanian, pendidikan, dan kepemerintahan
9.       Menyalurkan penduduk dari tempat yang padat (Jawa) ke tempat yang jarang penduduknya tujuan dari ….
a.        Irigasi                                   c. edukasi
b.       Migrasi                                d. dekorasi
10.    Tujuan pendidikan pada masa Hindia Belanda adalah
a.        menyalurkan penduduk agar kepadatannya merata
b.       mencerdaskan rakyat pribumi dari kebodohan
c.        mendapatkan pekerja yang murah dan berkualitas
d.       mengusahakan perairan untu pertanian pribumi
11.    Pendidikan dibuat berangsur-angsur untuk menghambat kemajuan pendidikan pribumi disebut ….
a.        Gradualisme                       c. Konkordinasi
b.       Efisiensi                               d. Dualiseme
12.    Kesamaan kurikulum seperti di Belanda khusus untuk sekolah eropa dan bangsawan disebut ….
a.        Gradualisme                       c. efisensi
b.       Dualisme                             d. Konkordinasi
13.    Sekolah kedokteran Hindia Belanda disebut ….
a.       STOVIA                                c. Kweek School
b.       OSVIA                                  d. MULO
14.    Sekolah tinggi hukum Hindia Belnda disebut ….
a.        HIS                                       c. GHS
b.       RHS                                      d. THS
15.    Taman Siswa, Sekolah Muhammadiah, Pesantren Tebu Ireng, dan Sumatera Thawalib adalah sekolah buatan ….
a.        timur asing                         c. pribumi
b.       swasta                                 d. pemerintah
16.    Perbedaan perjuangan sbelum dan sesudah abad ke-20 yang tepat adalah ….

Sebelum
Sesudah
a.
Perlawanan fisik
Melalui organisasi
b.
Bersifat nasional
Bersifat kedaerahan
c.
Dipimpin cendikiawan
Dipimpin oleh raja
d.
Berpusat di kota
Berpusat di pedalaman
17.    Faktor internal munculnya paham nasionalisme yaitu …
a.        Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905
b.       Nasionalisme bangsa Asia – Afrika
c.        Munculnya paham baru dari barat
d.       Munculnya kaum terpelajar
18.    Pers disebut agen perubahan karena menyebarkan ….
a.        Berita                                  c. gossip
b.       Fitnah                                  d. iklan
19.    surat kabar pertama yang terbit dan dikelola oleh orang Indonesia adalah ….
a.        Oetoesan Hindia               c. Darmo Kondo
b.       Medan Priyayi                   d. de Express
20.    Oetoesan Hindia adalah surat kabar dari organisasi ….
a.        Budi Utomo                        c. Sarekat Islam
b.       Muhammadiah                  d. Indische Partij
21.    Reaksi Belanda terhadap perkembangan pers adalah ….
a.        Mengeluarkan Staat Blad No. 74 Tahun 1856 untuk membatasi golongan wartawan (pers)
b.       Mendekati surat kabar yang dianggap menghasut dan mengganggu ketertiban umum
c.        Membuat surat kabar tandingan untuk mengalah-kan surat kabar buatan pribumi
d.       Memberikan bantuan modal pada surat kabar pribumi agar dapat berkembang pesat
22.    Istilah Indonesia pertama kali diperkenalkan oleh ….
a.        Douwes Dekker                 c. Van Deventer
b.       Raffles                                 d. J.R. Logan
23.    Orang Indonesia yang pertama kali menggunakan istilah Indonesia adalah ….
a.        Ki Hajar Dewantara           c. Ir. Soekarno
b.       Budi Utomo                        d. HOS. Cokroaminoto
24.    Sikap politik yang dikemukakan oleh Perhimpunan Indonesia di Den Haag, Belanda disebut ...
a.        Kebijaka ekonomi liberal c. Trias Politica
b.       Manifesto politik 1925     d. Landrent system
25.    Sumpah Pemuda diideklarasikan pada ….
a.        20 Mei 1908                      c. 28 Oktober 1928
b.       20 Januari 1913                                d. 25 Desember 1912
26.    Kongres Pemuda II yang dirancang oleh …
a.        Moh. Yamin                        c. Moh. Hatta
b.       Ir. Seokarno                       d. dr. Sutomo
27.    Budi Utomo didirikan oleh ….
a.        Ir. Soekarno                       c. KH. Samanhudi
b.       Dr. Sutomo                         d. Wahidin Sudirohusodo
28.    Memajukan perdagangan dan meluruskan pendapat yang keliru mengenai Islam adalah tujuan dari ….
a.        Sarekat Islam                      c. Nahdatul Ulama
b.       Pesantrn Tebu Ireng         d. Muhammadiah
29.    Tokoh tiga serangkai pembentuk Indische Partij yaitu ….
a.        Samanhudi, Tjipto M, Douwes Dekker
b.       Tjipto M, Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara
c.        KH Mas Mansyur, Tjipto M, Douwes Dekker
d.       Ki Hajar Dewantara, Ir. Soekarno. Moh. Hatta
30.    Mencapai kemerdekaan Indonesia, Marhaenisme, dan politik nonkooperatif adalah tujuan ….
a.        Sarekat Islam                      c. PNI
b.       Indische Partij                    d. Budi Utomo


---------------------------- TJ (TANJA JAWAB) ----------------------------


1.       Kebijakan ekonomi liberal adalah kebijakan untuk membuka investasi swasta di Hindia Belanda secara bebas.
2.       Latar belakang kebijakan ekonomi liberal yaitu penyimpangan tamam paksa membuat partai liberal di Belanda menuntut adanya kebebasan ekonomi di tanah Hindia Belanda
3.       Aturan kebijakan ekonomi liberal (UU Agraria 1870)
a.        Gubernur Jendral tidak diperbolehkan menjual tanah
b.       Gubernur Jendral diperbolehkan untuk menyewa-kan tanah sesuai ketentuan
c.        Pribumi diberi hak memiliki tanah dan menyewa-kannya pada pengusaha
d.       Lama penguasaan tanah oleh swasta tidak melebihi 75 tahun
4.       Dampak postif kebijakan ekonomi liberal:
a.        Industry Hindia Belanda mngalami kemajuan pesat
b.       Rakyat mengenal sistem pengupahan dgn uang
c.        Dibangunnya sarana pendukung industry, seperti jalan raya, rel kereta, jembatan
d.       Rakyat mengenal komoditas ekspor
5.       Dampak negatif kebijakan ekonomi liberal:
a.        Munculnya eksploitasi tenaga kerja dengan munculnya koeli ordinantie
b.       Munculnya hukuman fisik untuk buruh yang melarikan diri dari kontrak
c.        Terjadinya penurunan kemakmuran rakyat karena kerja rodi, prtambahan penduduk, krisis prkebunan
6.       Koeli ordinantie adalah aturan hubungan ketenagaker-jaan antara buruh dengan majikan pada tahun 1870.
7.       Poenalie sanctie adalah hak pengusaha untuk bertindak sebagai polisi dan hakim sekaligus untuk menghukum para kuli mereka tanpa melalui pengadilan
8.       Penyebab berakhirnya kebijakan ekonomi liberal:
a.        Pemberitaan negatif mengenai poenalie sanctie
b.       Eksploitasi tenaga kerja melanggar prinsip liberal
c.        Digantikan dengan politik etis
9.       Politik etis (politik balas budi) dicetuskan oleh Van Deventer sebagai protes dari golongan liberal terhadap kekejaman eksploitasi manusia pada kebijakan politik pintu terbuka (1870-1899)
10.   Politik etis bertujuan untuk memajukan pribumi dalam bidang pertanian, pendidikan, dan kependudukan.
11.   Isi dari politik etis (trias politica)
a.        Irigasi: mengusahakan pengairan untuk pertanian pribumi agar kebutuhan pangan terpenuhi
b.       Edukasi: memajukan pendidikan untuk menghasil-kan pribumi yang berkualitas sehingga dapat membangun Hindia Belanda
c.        Emigrasi: menyalurkan penduduk dari tempat yang padat (Jawa) ke tempat yang jarang penduduknya, seperti Sumatera, Borneo, Celebes, Suriname
12.   Tujuan pendidikan pada masa Hindia Belanda adalah untuk memdapatkan pekerja yang murah dan berkualitas karena mendatang pekerja yang berkualitas dari Eropa sangat mahal
13.   Cirri pendidikan Hindia Belanda untuk pribumi:
a.        Gradualisme: pendidikan dibuat berangsur-angsur untuk menghambat kemajuan pendidikan pribumi
b.       Dualisme: perbedaan kurikulum dan sistem pendidikan antara pribumi dengan Eropa untuk mempertahankan kedudukan orang Eropa serta memperlebar jurang antara bangsawan dgn rakyat
c.        Konkordinasi: kesamaan kurikulum seperti di Belanda khusus untuk skolah eropa dan bangsawan
d.       Sekolah pribumi tidak sistematis dan tidak terorganisir dengan baik dari segi materi, kurikulum, sarana, dan tujuan pendidikan
14.   Sekolah Hindia Belanda
a.        Pendidikan rendah: ELS (sekolah eropa), HCS (sekolah tionghoa), HIS (sekolah bangsawan), dan sekolah rakyat
b.       Pendidikan menengah: MULO (sekolah pribumi dan timur asing), HBS (sekolah untuk eropa)
c.        Pendidikan atas: AMS (sekolah pribumi dan timur asing), OSVIA (sekolah kejuruan pegawai untuk pribumi), STOVIA (sekolah kedokteran), Kweek School (sekolah keguruan), Technisch Onderwijs (sekolah teknik), Handels Onderwijs (sekolah ekonomi)
d.       Perguruan tinggi: GHS (sekolah tinggi kedokteran), RHS (sekolah tinggi hukum), THS (sekolah tinggi teknik)
15.   Sekolah buatan pribumi dan timur asing (swasta)
a.        Taman Siswa (1922)
b.       Sekolah Muhammadiah (1912)
c.        Pesantren Tebu Ireng (1899)
d.       Sumatera Thawalib (1918)
e.       THHK (1901)
16.   Perbedaan perjuangan sbelum dan sesudah abad ke-20:
Sebelum
Sesudah
Bersifat kedaerahan
Bersifat nasional
Dipimpin oleh raja atau bangsawan
Dipimpin oleh golongan terpelajar (cendikiawan)
Perlawanan fisik
Melalui organisasi
Berpusat di desa/pedalaman
Berpusat di kota-kota
17.   Latar belakang munculnya paham nasionalisme:
Internal
Eksternal
Kesadaran akan derita penjajahan
Munculnya paham baru dari barat
Kejayaan masa lampau
Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905
Munculnya kaum terpelajar
Nasionalisme bangsa Asia – Afrika
Berkembangnya pers
Kemunculan paham Pan Islamisme dr timur tengah
18.   Pers dianggap sebagai agen perubahan karena lewat berita, wawasan masyarakat menjadi terbuka dan cita-cita untuk menentukan nasib sendiri dapat tersebar luas
19.   Beberapa surat kabar pada masa pergerakan nasional:
a.        Darmo Kondo di Solo dipimpin oleh sudarya Cokrosiswono dari Budi Utomo
b.       Oetoesan Hindia di Surabaya oleh H.O.S. Cokroaminoto dari Sarekat Islam
c.        Het Tijdchrift dan de Express di Bandung oleh tiga serangkai dari Indische Partij
20.   Medan Priyayi adalah surat kabar pertama yang terbit dan dikelola oleh orang Indonesia, berbahasa Indonesia, dengan bahasan politik. Medan priyayi terbit pada januari 1907 oleh Raden Mas Tirtoehadisoerjo
21.   Reaksi Belanda terhadap perkembangan pers:
a.        Menindak tegas surat kabar yang dianggap menghasut dan mengganggu ketertiban umum
b.       Mengeluarkan Staat Blad No. 74 Tahun 1856 untuk membatasi golongan wartawan (pers), bagi yang mlanggar dipidana 3-12 bulan
22.   Istilah Indonesia pertama kali diperkenalkan oleh James Richardson Logan pada abad ke-19 dalam jurnal ilmiah “Journal of the India Archipelago” di Singapura
23.   Orang Indonesia yang pertama kali menggunakan istilah Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara melalui biro pers Indonesische Pers Bureau tahun 1913
24.   Manifesto politik 1925 adalah sikap politik yang dikemukakan oleh Perhimpunan Indonesia di Den Haag, Belanda pada tahun 1925.
25.   Isi manifesto politik 1925:
a.        Persatuan harus diperkokoh
b.       Kemerdekaan harus diusahakan oleh orang Indonesia
c.        Harus diusahakan terbentuknya pemerintahan oleh Bangsa Indonesia
d.       Menolak kerjasama dengan pemerintah Belanda
26.    Sumpah Pemuda dideklarasikan pada 28 Oktober 1928 pada Kongres Pemuda II yang dirancang oleh Moh. Yamin
27.   Contoh organisasi pergerakan nasional:
a.        Budi Utomo (1908) didirikan oleh Wahidin Sudirohusodo bertujuan untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan pemuda Jawa-Madura
b.       Sarekat Islam (1911) didirikan oleh KH. Samanhudi bertujuan untuk memajukan perdagangan dan meluruskan pendapat yang keliru mengenai Islam
c.        Indische Partij (1912) didirikan oleh tiga serangkai (Tjipto Mangunkusumo, Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara) bertujuan untuk menuntut kemerdekaan Hindia Belanda
d.       Partai Nasioanal Indonesia (PNI) didirikan oleh Soekarno bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia, Marhaenisme, dan politik nonkooperatif

28.   Good luck.


No comments:

Post a Comment