Wednesday, November 4, 2015

7 SMP SOSIOLOGI: INTERAKSI SOSIAL


7 SMP IPS SOSIOLOGI
BAB3 INTERAKSI SOSIAL

1.       Apa yang dimaksud manusia sebagai makhluk sosial dan individu?
a.       Makhluk sosial berarti manusia tidak bisa hidup sendiri karena membutuhkan orang lain
b.      Individu artinya pribadi seseorang yang unik atau subjek yang dapat melakukan sesuatu

2.       Apa alasan manusia membutuhkan orang lain?
Karena manusia merupakan makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain dalam hidupnya

3.       Proses sosial adalah tahapan-tahapan dalam suatu peristiwa untuk membentuk manusia yang bermasyarakat yang mementingkan segi kehiduhpan bersama.

4.       Apa pengertian konsep individu?
-          Menurut kamus bahasa Indonesia: individu merujuk pada pribadi seseorang
-          Menurut konsep sosiologi: individu merujuk pada subjek yang melakukan sesuatu

5.       Interaksi sosial adalah hubungan antara manusia satu dengan yang lain dan saling mempengaruhi.

6.       Faktor pendorong interaksi sosial adalah adanya naluri manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

7.       Kebutuhan hidup manusia antara lain:
a.       Kebutuhan akan cinta kasih sayang
b.      Kebutuhan dalam tingkah laku
c.       Kebutuhan akan pengawasan

8.       Macam-macam interaksi sosial:
a.       Interaksi antarindividu
b.      Interaksi individu dengan kelompok
c.       Interaksi antarkelompok

9.       Ciri-ciri interaksi sosial:
a.       Ada pelaku lebih dari satu orang
b.      Adanya komunikasi antarpelaku dgn simbol
c.       Memiliki maksud dan tujuan yang jelas
d.      Dilaksanakan melalui pola sistem sosial

10.   Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial:
a.       Kontak sosial, yaitu hubungan masing-masing pihak dalam berinteraksi
b.      Komunikasi, yaitu proses penyampaian ide atau gagasan  dari komunikator kepada komunikan

11.   Jenis kontak sosial:
a.       Kontak langsung: berhubungan secara langsung, misalnya berjabat tangan
b.      Kontak tidak langsung: berhubungan melalui media atau perantara, misalnya teleponan

12.   Syarat-syarat berlangsungnya proses komunikasi:
a.       Ada komunikator: pihak yang mengirim pesan
b.      Ada komunikan:  pihak yang menerima pesan
c.       Ada pesan atau isi yang disampaikan
d.      Ada tanggapan dari penerima pesan fuat cepat

13.   Nilai adalah sesuatu yang dianggap berharga, penting, dan memiliki arti dalam masyarakat.

14.   Sosialisasi adalah suatu proses pembentukan sikap atau perilaku seorang individu sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat.

15.   Tahapan proses sosialisasi:
a.       Tahap 1 : adanya nilai dan norma yang tumbuh dalam masyarakat
b.      Tahap 2 : nilai dan norma dijadikan standar tingkah laku masyarakat
c.       Tahap 3 : semua pihak melakukan tugas dan kewajiban sesuai dengan status dan peranannya

16.   Jenis proses sosialisasi:
a.       Primer: berlangsung di lingkungan keluarga fuat cepat dengan menamkan perilaku positif
b.      Sekunder: berlangsung di luar keluarga dan berlangsung seumur hidup

17.   Proses sosialisasi sekunder dapat membentuk sikap kepribadian yang dipengaruhi oleh:
a.       Faktor fisik: kondisi lingkungan alam
b.      Faktor sosial: kondisi masyarakat
c.       Faktor budaya: pengaruh hasil ciptaan manusia

18.   Pola sosialisasi yang bersifat represif
a.       Hukuman terhadap kesalahan
b.      Materi sebagai hukuman
c.       Kepatuhan anak kepada orang tua
d.      Komunikasi berjalan satu arah dan perintah
e.      Fokus pada keinginan orang tua

19.   Pola sosialisasi yang bersifat partisipatoris
a.       Hukuman bersifat simbolis
b.      Imbalan ketika anak berperilaku baik
c.       Kebebasan diberikan kepada anak
d.      Komunikasi berjalan dua arah
e.      Fokus terletak pada keperluan anak

20.   Kepribadian adalah ciri khas atau watak seseorang secara individu yang memiliki suatu identitas sebagai pribadi yang mandiri.

21.   Faktor yang mempengaruhi kepribadian
a.       Biologis: bawaan lahir seperti jenis kelamin
b.      Sosiologis: keadaan lingkungan masyarakat
c.       Psikologis: keadaan emosional atau jiwa

22.   Tahapan pembentukan kepribadian
a.       Tahap persiapan: masa balita dimana anak mulai berbicara, berjalan, makan, dll
b.      Tahap meniru: masa anak SD – SMP dimana anak meniru perbuatan orang lain
c.       Tahap siap bertindak: masa anak SMA dimana anak sudah mampu memahami peraturan.
d.      Tahap penerimaan norma kolektif: manusia telah menjadi individu yang matang (dewasa)

23.   Sikap adalah kecenderungan perilaku individu terhadap lingkungannya.

24.   Komponen sikap:
a.       Kognisi : pengetahuan terhadap objek
b.      Afeksi: bersikap terhadap objek
c.       Konasi: berbuat terhadap objek

25.   Bentuk sikap dan perilaku
a.       Religius: penghayatan iman
b.      Teoritis: pengetahuan dan teknologi
c.       Ekonomis: pola hidup fuat cepat hemat
d.      Estetis: keindahan dan kerapihan
e.      Sosial: sikap terhadap sesama
f.        Politis: mempengaruhi pihak lain
g.       Dinamis: selalu berubah-ubah dan bertenaga
h.      Inovatif: melakukan perubahan

26.   Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang berfungsi melaksanakan proses sosialisasi.

27.   Agen sosialisasi terdiri dari keluarga, teman bermain, sekolah, dan media sosial.

28.   Peranan keluarga:
a.       Memberikan dasar-dasar bersosialisasi
b.      Mengajarkan komunikasi verbal
c.       Mendidik dalam mengenal hal baik dan buruk
d.      Memotivasi pada hal-hal yang bermanfaat

29.   Peranan sekolah:
a.       Belajar secara individu, mandiri dan bertanggung jawab
b.      Belajar untuk berfikir secara rasional dan berwawasan luas
c.       Penghubung antara lingkungan keluarga dan masyarakat

30.   Peranan teman bermain
a.       Media sosialisasi di luar lingkungan keluarga
b.      Dapat berinteraksi dengan lingkungan
c.       Dapat mempengaruhi hal positif dan negatif

31.   Peranan media sosial
a.       Mempengaruhi perilaku seorang individu
b.      Dapat memicu perilaku agresif
c.       Mempengaruhi gaya hidup
d.      Membentuk opini publik

32.   Jelaskan sosialisasi sebagai proses pembentuk kepribadian!
Sosialisasi merupakan suatu proses pembentukan sikap atau perilaku seseorang sesuai dengan norma-norma dalam kelompok agar menjadi pribadi yang sesuai dengan perilaku masyarakat.


BERSAMBUNG...

33.   Perbedaan proses asosiatif dengan pross disasosiatif
a.       Proses asosiatif: proses sosial yang bersifat penggabungan antara dua objek atau tanggapan indrawi yang merujuk pada persatuan.
b.      Proses disasosiatif: proses sosial yang bersifat perpecahan antara dua objek sebagai akibat munculnya perbedaan tanggapan indrawi.

34.   Bentuk-bentuk proses asosiatif:
a.       Kerjasama: kemampuan seseorang untuk bekerja bersama-sama dengan orang lain atau secara berkelompok untuk menyelesaikan suatu kegiatan.
b.      Akomodasi: usaha-usaha manusia untuk meredakan pertentangan dalam mencapai kestabilan dan kerukunan dalam masyarakat.
c.       Akulturasi: percampuran dua kebudayaan yang berbeda secara langsung dan terus-menerus namun tidak menghilangkan ciri khas kebudayaan fuat cepat asli.
d.      Asimilisasi: percampuran dua kebudayaan yang berbeda dan disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru.

35.   Bentuk-bentuk proses diasosiatif
a.       Persaingan: proses sosial antarindividu atau kelompok untuk mencapai suatu tujuan yang sama
b.      Kontravensi: proses sosial yang berada di antara persaingan dan pertentangan, misalnya gosip
c.       Pertentangan: proses sosial antaraindividu atau kelompok yang mencapai tujuan yang sama dengan cara menentang pihak lawan melalui ancaman atau kekerasan

36.   Bentuk-bentuk kerjasama:
a.       Kerukunan: bentuk kerjasama antarindividu atau kelompok untuk hidup berdampingan dalam masyarakat
b.      Tawar-menawar (bargaining): bentuk kerjasama antarindividu atau kelompk dalam tawar-menawar mengenai pertukaran barang atau jasa
c.       Kooptasi: bentuk kerjasam antarindividu atau kelompok dalam menerima unsur-unsur baru kepemimpinan dalam organisasi
d.      Koalisi: bentuk kerjasama antarindividu atau kelompok dalam bentuk kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang memiliki kesamaan tujuan
e.      Joint venture: bentuk kerjasama antarindividu atau kelompok dalam bidang perusahaan atau proyek-proyek tertentu.

37.   Bentuk-bentuk akomodasi:
a.       Paksaan: pihak yang lebih dominan memaksa pihak lawan yang lemah, misalnya penjajahan
b.      Kompromi: kedua pihak saling mengurangi tuntutan agar tercipta kesepakatan
c.       Arbitrasi: menggunakan pihak ketiga yang berfungsi untuk menyelesaikan masalah, misalnya wasit
d.      Mediasi: menggunakan pihak ketiga yang berfungsi sebagai penengah, misalnya guru BK
e.      Konsiliasi: mempertemukan pihak-pihak yang bersengketa untuk mencapai suatu kesepakatan
f.        Toleransi: pihak-pihak yang bersengketa saling menghargai antarsesama pihak yang bersengketa
g.       Stealmate: pihak-pihak yang bersengketa saling tidak bereaksi atau seimbang sama-sama kuat
h.      Adjudikasi: cara penyelesaikan masalah melalui jalur pengadilan secara formal

38.   Manfaat akomodasi:
a.       Meredakan pertentangan
b.      Mencegah meledaknya pertentangan
c.       Mengupayakan penggabungan antarkelompok

39.   Faktor pendorong asimilasi:
a.       Tingkat tolerasi terhadap individu atau kelompok lain
b.      Sikap menghargai kehadiran rang dan kbudayaan asing
c.       Sikap terbuka yang dimiliki oleh masyarakat
d.      Perkawinan campuran antarkelompok yang berbeda
e.      Memiliki persamaan historis

40.   Faktor penghambat asimiliasi
a.       Terisolasinya golongan tertentu dalam masyarakat
b.      Kurangnya pengetahuan kebudayaan kelompok sosial
c.       Adanya persaan takut terhadap kebudayaan baru
d.      Adanya perbedaan ras  karena bangsa yang berbeda
e.      Munculnya perbedaan kepentingan dan pertentangan

41.   Faktor pendorong pertentangan dalam masyarakat:
a.       Perbedaan pendapat, prinsip, dan perasaan
b.      Perbedaan adat. Kebudayaan, dan peraturan
c.       Perbedaan kepentingan politik, sosial, dan ekonomi
d.      Perbedaan sosial yang menyebabkan disintegrasi

42.   Kontak sosial adalah hubungan interaksi sosial antarindivdu atau kelompok dalam masyarakat secara langsung ataupun tidak langsung.

43.   Sifat kontak sosial:
a.       Kontak sosial primer: interaksi sosial yang terjadi secara langsung, misalnya berjabat tangan
b.      Kontak sosial sekunder: interaksi sosial yang terjadi dengan fuat cepat menggunakan perantara atau media
-       Sekunder langsung: menggunakan media komunikasi, mislanya telepon, email, media sosial
-       Sekunder tidak langsung: menggunakan perantara pihak ketiga, misalnya menitip salam kepada oranglain

44.   Bentuk kontak sosial berdasarkan interaksinya:
a.       Interaksi antara seseorang dengan orang lain, misalnya anak yang mempelajari nilai dan norma sosial di dalam keluarganya
b.      Interaksi antara seseorang dengan kelompok, misalnya seseorang menjadi calon anggota legislatif
c.       Interaksi antara kelompok manusia dengan kelompok manusia lainya, misalnya organisasi sepak bola Indonesia mengadakan pertandingan dengan organsiasi sepak bola Jepang.


45.   Selesai, semoga sakti saat ulangan harian.






fuat cepat

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete