Friday, September 4, 2015

8SMP: KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA


IPS SEJARAH 8 SMP

KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA


1.       Kolonialisme adalah suatu sistem dimana suatu negara menguasai negara lain, tetapi masih tetap berhubungan dengan negara asal.

2.       Imperialisme adalah suatu sistem penjajahan langsung dari suatu negara terhadap negara lain.

3.       Kultur stelsel adalah kewajiban bagi para petani untuk menanam tanaman ekspor.

4.       Tanaman yang diekspor saat itu adalah teh, kopi, gula, dan kina.

5.       Kultur stelsel biasanya disebut sistem tanam paksa yang dicetuskan oleh Van den Bosch.

6.       Penyebab munculnya kultur stelsel
a.       Belanda mengalami kekosongan kas akibat peperangan di Eropa
b.      Banyak perlawanan rakyat terhadap pemerintah kolonial, membuat pendapatan berkurang

7.       Aturan kultur stelsel:
a.       Seperlima lahan harus ditanami tanaman ekspor
b.      Lahan yang ditanami tanaman ekspor dibebaskan dari pajak
c.       Kelebihan panen akan dikembalikan untuk rakyat
d.      Bagi rakyat yang tidak memiliki lahan, harus bekerja di perkebunan milik pemerintah

8.       Dampak positif kultur stelsel
a.       Rakyat Indonesia mengenal tanaman yang bernilai ekspor
b.      Rakyat Indonesia mengenal sistem industrilisasi hasil perkebunan

9.       Dampak negatif kultur stelsel
a.       Munculnya perbudakan karena kerja paksa lebih dari 66 hari tanpa digaji
b.      Timbul masalah kelaparan karena lahan tanaman pangan berubah menjadi lahan tanaman ekspor

10.   Kekuasaan Belanda dibawah Gubernur Jendral Mas Galak sebutan untuk Herman William Deandels.

11.   Hindia Belanda setelah kehancuran VOC:
a.       VOC dinyatakan bangkrut pada tahun 1799 dan dinyatakan untuk dibubarkan
b.      Seluruh aset VOC yang ada di Hindia Belanda diambil oleh penguasa Belanda yang berasal dari Prancis, yaitu Napoleon pada 1806.
c.       Aset VOC yang disita berupa emas, uang, saham, perkebunan, bangunan, perhiasan, budak, dan poselen (keramik).

12.   Latar belakang kedatangan Deandles ke Indonesia adalah untuk melaksanakan tugas sebagai perwakilan Loius Napoleon yang berkuasa di Belanda.

13.    Tugas utama Deandles adalah mempertahankan Jawa dari serangan Inggris yang pada saat itu sudah menguasai dan menempatkan pasukan di Sumatra.

14.   Kebijakan Deandles untuk mempertahankan Pulau Jawa:
a.       Membangun jalan dari Anyer sampai Panarukan
b.      Membangun armada militer yang kuat
c.       Membangun struktur pemerintahan
d.      Membangun pabrik senjata di Surabaya
e.      Membangun benteng pertahanan

15.   Cara Deandles untuk mendapatkan biaya untuk mempertahankan Pulau Jawa adalah menggalakkan penyerahan hasil bumi.

16.   Cara Deandles untuk mencegah korupsi:
a.       Menjadikan bangsawan sebagai pegawai pemerintah
b.      Melarang pegawai negeri berdagang
c.       Membatasi upacara adat raja-raja di Jawa karena memakan banyak biaya
d.      Membagi pengawasan wilayah dengan cara membagi Pulau Jawa menjadi 9 karisedenan

17.   Kebijakan ekonomi Deandles
a.       Congtingenten: membayar pajak dengan penyerahan hasil bumi
b.      Verpichte leveranties: kewajiban menjual hasil bumi hanya kepada pemerintah Hindia Belanda dengan harga yang telah ditetapkan
c.       Prenger stelsel: kewajiban rakyat Priangan untuk menanam kopi
d.      Melakukan penjualan tanah rakyat kepada pihak swasta (asing)
e.      Mengadaptasi dari kebijakan VOC

18.   Akhir kekuasaan Deandles
a.       Setiap kediktatoran Deandles mengundang reaksi keras dari Belanda dan pada tahun 1811 Deandles dipanggil ke Belanda
b.      Pengganti Deandles adalah Jan Willem Janssen, namun ia gagal mempertahankan Jawa dari serangan Inggris dan dimulailah kekuasaan Inggris di Indonesia.

19.   Kekuasaan Inggris di Indonesia dimulai sejak tahun 1811 setelah Inggris melakukan serangan darat dan laut atas wilayah kekuasaan Belanda di Pulau Jawa.

20.   Akibat serangan tersebut, Belanda-Prancis menyerah tanpa syarat dan menandatangani Perjanjian Tuntang pada 11 September 1811.

21.   Isi Perjanjian Tuntang:
a.       Seluruh kekuatan militer yang berada di Asia Tenggara harus diserahkan kepada Inggris
b.      Hutang pemerintah Belanda tidak diakui pemerintah Inggris
c.       Pulau Jawa, Madura, dan semua pangkalan Belnda di luar Jawa menjadi milik Inggris.

22.   Latar belakang kedatangan Raffles ke Indonesia adalah  EIC (kongsi dagang Inggris) melalui Lord Minto menunjuk Sir Thomas Stamford Raffles (1811-1813) sebagai gubernur jendral di Indonesia.

23.   Kebijakan Raffles di Indonesia
a.       Membagi pulau Jawa menjadi 16 daerah karisedenan
b.      Menghapus kerja rodi
c.       Menjadikan bupati sebagai pegawai negara
d.      Mengenalkan sistem sewa tanah
e.      Kebijakan ekonomi liberal
f.        Membentuk lembaga peradilan di setiap karisedenan

24.   Kontribusi Raffles pada ilmu pengetahuan:
a.       Menyelidiki peninggalan sejarah kuno, seperti Candi Borobudur
b.      Meneliti dan mempublikasikan penemuan bunga bangkai yang diberi nama Rafflesia Arnoldi
c.       Meneliti dan mempublikasikan budaya Jawa yang ditulis dalam buku History of Java
d.      Membentuk lembaga kebudayaan Betawi
e.      Mendirikan Kebun Raya Bogor

25.   Penyebab kegagalan sistem sewa tanah:
a.       Bupati tetap memungut pajak
b.      Penduduk desa belum mengenal sistem ekonomi uang
c.       Kesulitan menentukan luas tanah dan besaran pajak

26.   Berakhirnya pemerintahan Raffles di Indonesia ditandai dengan adanya Convention of London pada tahun 1824.

27.   Perjanjian tersebut ditandatangani oleh wakil-wakil Belanda dan Inggris

28.   Raffles digantikan oleh John Fendal

29.   Inggris secara resmi mengakhiri kekuasaannya tahun 1816 dan Indonesia kembali ke tangan Belanda.

30.   Isi Convention of London
a.       Indonesia dikembalikan kepada Belanda, sedangkan Inggris mendapatkan Malaya
b.      Jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, dan Guyana tetap di tangan Inggris
c.       Chocain (Pulau Malabar) diambil oleh Inggris dan Bangka diserahkan kepada Belanda

31.   Kesimpulannya, tidak benar Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun. Yang benar adalah, Belanda memerlukan waktu 300 tahun untuk menguasai seluruh Nusantara




No comments:

Post a Comment