Friday, July 3, 2015

FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB EROSI


Erosi adalah pengikisan batuan atau tanah oleh massa zat yang bergerak, seperti air sungai, angin, gelombang laut, dan gletser. Berdasarkan tenaga pengikisnya, erosi dapat dibedakan menjadi:

  1. erosi air (erosi) biasanya terjadi di daerah aliran sungai
  2. erosi angin (deflasi) biasanya terjadi di daerah gurun pasir
  3. erosi gelombang laut (abrasi) biasanya terjadi di sepanjang garis pantai
  4. erosi gletser/es (glasial) biasanya terjadi di wilayah iklim dingin
Faktor-faktor yang menyebabkan erosi antara lain:
  1. Iklim, meliputi angin dan curah hujan copas dari fuat cepat.
  2. Tanah, meliputi tekstur (ukuran atau bentuk partikel tanah), struktur (susunan partikel tanah), permeabilitas (daya serap tanah), dan unsur organik dalam tanah (hewan atau akar tanaman).
  3. Topografi, meliputi kemiringan dan panjang lereng.
  4. Vegetasi, meliputi berbagai macam tanaman yang tumbuh di atas tanah.
  5. Penggunaan lahan, meliputi aktivitas manusia dalam memanfaatkan tanah.
Berdasarkan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) yang dikembangkan oleh Wischmeir dan Smith (1978), erosi dapat diperkirakan dengan rumus:

A = RKLSCP

Keterangan:
A = besarnya kehilangan tanah per satuan luas lahan
R = erosivitas curah hujan dan air permukaan dalam bentuk indeks erosi rata-rata (El)
K = erodibilitas tanah untuk horison tanah tertentu.
I = panjang lereng
S = gradien (beda) kemiringan lereng
C = pengelolaan cara bercocok tanam
P = praktik konservasi lahan



Sumber:
Somantri, Lili; huda, Nurul. 2013. Advanced Learning geography 1. Bandung: Grafindo. hlm: 105-106.



No comments:

Post a Comment