Tuesday, September 16, 2014

RANGKUMAN 7SMP GEOGRAFI: SUMBER DAYA ALAM

Kurikulum 2013


1.       Sumber daya alam adalah segala potensi alam, baik berupa benda mati maupun mahluk hidup yang dapat dikembangkan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

2.       Sumber daya alam berdasarkan kemungkinan pemulihannya:
-          Sumber daya alam yang dapat diperbaharui
-          Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui

3.       Sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang dapat dikembalikan persediannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan relatif mudah. Contoh: kesuburan tanah, air, hutan, perikanan, dan tanaman.

4.       Pembaruan sumber daya alam melalui siklus. Siklus adalah perputaran atau berlangsung secara terus-menerus secara alami dan ter-atur, misalnya siklus air dan sinar matahari.

5.       Pembaruan sumber daya alam melalui reproduksi. Terjadi pada sumber daya alam hayati (flora dan fauna) yang mampu berkem-bang biak sehingga jumlahnya akan selalu bertambah meskipun di antaranya ada yang mati.

6.       Pembaruan dengan melalui reproduksi yang paling mutakhir adalah melalui rekayasa genetika.

7.       Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah jenis sumber daya alam yang memerlukan waktu sangat lama untuk pemulihannya jika telah habis dimanfaatkan. Contoh: batu bara dan minyak bumi.
8.        Sumber daya alam berdasarkan sifatnya:
-          Sumber daya alam fisik
-          Sumber daya alam hayati
9.       Sumber daya alam fisik adalah jenis sumber daya alam berupa benda, misalnya barang tambang (bahan galian), tanah, tenaga panas bumi, dan air.
10.   Sumber daya alam hayati adalah jenis sumber daya alam berupa mahluk hidup, misalnya tumbuhan dan hewan.
11.   Sumber daya alam berdasarkan lokasinya:
-          Sumber daya alam terrestrial
-          Sumber daya alam akuatik
12.   Sumber daya alam terrestrial adalah sumber daya alam yang terdapat di daratan, misalnya tanah, hutan, dan bahan galian.
13.   Sumber daya alam akuatik adalah sumber daya alam yang terdapat di perairan, misalnya rumput laut dan energi gelombang.
14.   Faktor yang menyebabkan keberadaan sumber daya alam di Indonesia:
-          Astronomis: Indonesia terletak di daerah tropika dengan curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan beraneka ragam jenis tumbuhan dapat tumbuh dengan subur.
-          Geologis: Indonesia terletak pada pertemuan jalur pergerakan lempeng tektonik dan pegunugan muda sehingga memungkinkan terbentuknya berbagai macam sumber daya mineral atau barang tambang.
-          Lautan: Wilayah lautan Indonesia: mengandung berbagai macam sumber daya nabati, hewani, dan mineral.
15.   Potensi sumber daya alam tanah di Indonesia mempunyai peranan penting dalam rangka menunjang produksi pertanian.
16.   Tingkat kesuburan tanah di berbagai wilayah di Indonesia berbeda-beda disebabkan oleh bahan induk pembentuk batuan yang berbeda-beda.
17.   Jenis tanah yang paling subur adalah tanah vulkanik, podzolik, dan aluvial.
18.   Jenis tanah subur tersebut terdapat di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Kalimantan.
19.   Jenis Tanah yang kurang subur adalah tanah pasir, tanah gambut, dan tanah kapur.
20.   Jenis tanah kurang subur terdapat di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.
21.   Jenis tanah tidak subur adalah tanah laterit yang merupakann tanah tandus akibat mengalami proses pencucian oleh air hujan.
22.   Jenis tanah tidak subur terdapat di Jawa Barat bagian barat dan selatan serta di Pulau Kalimantan bagian barat.
23.   Upaya pengelolaan tanah:
-          Menutupi tanah dengan tanaman pelindung
-          Membajak dan menanam searah garis kontur
-          Membuat sengkedan (terasering) di lahan yang miring
-          Mencegah timbulnya alur-alur pada permukaan tanah
24.   Air tanah adalah air yang terdapat atau tersimpan dalam lapisan tanah atau batuan.
25.   Air tanah mengisi lapisan tanah melalui proses infiltrasi dan perkolasi.
26.   Infiltrasi adalah gerakan meresap air tanah melalui pori-pori tanah.
27.   Perkolasi adalah gerakan air yang meresap ke dalam tanah melalui celah batuan hingga menjadi jenuh.
28.   Jenis air berdasarkan asalnya:
-          Air meteorit (air vados) adalah air yang berasal dari air hujan yang meresap ke dalam tanah.
-          Air yuvenil adalah air tanah yang berasal dari air magmatik (vulkanik) atau berasal dari penguapan magma.
-          Air fosil (air connate) adalah air yang terjebak pada pori-pori batuan pada saat batuan tersebut terbentuk.
29.   Jenis air berdasarkan letaknya:
-          Air tanah dangkal (preatis) adalah air tanah yang terdapat di atas lapisan tanah yang kedap air dan dekat dengan permukaan bumi, misalnya air sumur.
-          Air tanah dalam (artesis) adalah air tanah yang terdapat di antara dua lapisan tanah yang kedap air, misalnya sumber air artesis.
30.   Hujan adalah peristiwa jatuhnya titik-titik air dari atmosfer ke permukaan bumi.
31.   Jenis hujan berdasarkan proses terjadinya:
-          Hujan orografis adalah hujan yang terjadi apabila angin yang membawa uap air harus naik ke atas pegunungan sehingga awannya  bertambah berat dan turunlah hujan.
-          Hujan zenithal (konveksi) adalah hujan yang terjadi karena kuatnya pemanasan matahari di daerah khatulistiwa dan menyebabkan terjadinya penguapan yang terjadi secara vertikal (konveksi) sehingga terjadi tiik pengembunan (awan konveksi) dan turunlah hujan.
-          Hujan frontal adalah hujan yang terjadi apabila ada pertemuan massa udara panas yang mengandung air dengan massa udara dingin di sepanjang daerah iring (front) sehingga terjadi pengembunan dan turunlah hujan.
32.   Sungai adalah aliran air yang bergerak melalui saluran yang memanjang mulai dari pegunungan atau perbukitan (hulu) sebagai sumber mata air  hingga melewati dataran rendahdan bermuara ke danau, rawa, atau laut (hilir).
33.   Kanal adalah aliran sungai yang dibuat manusia.
34.   Hulu sungai adalah bagian badan sungai yang dekat dengan mata air.
35.   Hilir sungai adalah bagian sungai yang terdapat pada bagian tenagh.
36.   Muara sungai adalah bagian sungai di akhir pembuangan.
37.   Sungai memiliki banyak cabang yang disebut anak sungai.
38.   Jenis sungai berdasarkan asal airnya:
-          Sungai hujan adalah sungai yang memperoleh air dari air hujan dan mata air, misalnya sungai di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.
-          Sungai salju adalah sungai yang memperoleh air dari salju atau gletser yang mencair, misalnya sungai Lagen (Norwegia).
-          Sungai campuran adalah sungai yang memperoleh air dari air hujan, salju yang mencair, dan mata iair, misalnya Sungai Membramo dan Sungai Digul (Papua).
39.   Jenis air berdasarkan debit airnya:
-          Sungai permanen adalah sungai yang debit airnya relatif tetap sepanjang tahun, misalnya Sungai Kapuas (Kalimantan) dan Sungai Musi (Sumatra).
-          Sungai periodik adalah sungai yang debit airnya besar pada musim penghujan dan kecil pada musim kemarau, misalnya sungai-sungai di Pulau Jawa dan Bali.
-          Sungai episodik adalah sungai yang debit airnya besar di musim penghujan dan kecil atau bahkan habis di musim kemarau, misal-nya sungai di daerah Gunung Kidul Jogja.
40.   Danau adalah cekungan luas di daratan yang menjadi tempat penampungan air di sekitarnya.
41.   Jenis danau berdasarkan proses terjadinya:
-          Danau vulkanis adalah danau yang terbentuk karena letusan gunung berapi, misalnya Danau Batur (Bali) dan Danau Tangkuban Perahu (Jawa).
-          Danau tektonik adalah danau yang terbentuk karena peristiwa tektonik yang menurunkan sebagian permukaan tanah sehingga menjadi sebuah cekungan, misalnya Danau Maninjau (Sumatra) dan Danau Poso (Sulawesi).
-          Danau tektovulkanik adalah danau yang terbentuk karena letusan gunung berapi yang sangat dahsyat dan disusul amblasnya tanah akibat kekosongan dapur magma, misalnya Danau Toba, Danau Ranau, dan Danau Singakarak (Sumatra).
-          Danau karst (dolina) adalah danau yang terbentuk karena larutnya batuan kapur sehingga membentuk cekungan, misalnya Danau Nglanggeran (Gunung Kidul Jogja).
-          Danau glasial adalah danau yang terjadi karena erosi oleh gletser atau bendungan gletser , misalnya Danau Ertzberg (Papua).
-          Danau buatan (waduk) adalah danau yang dibuat dengan sengaja oleh manusia, misalnya Waduk Gajah Mungkur.
42.   Manfaat sumber daya air:
-          Mengairi persawahan dengan sistem irigasi
-          Kegiatan perikanan air tawar, payau, dan laut
-          Pembangkit listrik tenaga air
-          Memenuhi kebutuhan air bersih
-          Wilayah laut yang luas untuk pariwisata
43.   Cara untuk mengelola sumber daya air:
-          Pembangunan bendungan, waduk, penanataan sungai, penggunaan air sungai, penggunaan air tanah, dan penawaran air laut.
-          Menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.
-          Memperbaiki saluran atau penampungan air yang mengalami kebochoran.
44.   Laut adalah sekumpulan air air asin dalam jumlah yang banyak dan luas yang memisahkan benua atau pulau yang satu dengan benua atau pulau yang lainnya.
45.   Samudra (lautan) adalah laut yang sangat luas.
46.   Jenis laut berdasarkan proses terjadinya:
-          Laut regresi (menyempit) adalah laut yang menyempit akibat penurunan permukaan air laut, misalnya Laut Jawa.
-          Laut trangresi (meluas) adalah laur yang terjadi karena naiknya permukaan air laut antara 60 – 70 meter pada akhir zaman es, misalnya Laut Arafuru dan Selat Sunda.
-          Laut ingresi (laut tanah turun) adalah laut yang terjadi karena dasar laut mengalami penurunan akibat tenaga tektonik sehingga membentuk palung atau lubuk laut, misalnya Laut Banda, Laut Flores, dan Laut Maluku.
47.   Perikanan laut mengusahakan penamkapan ikan di perairan pantai dan tengah laut.
48.   Terumbu karang adalah ekosistem khas kawasan tropis yang terbentuk dari endapan-endapan kalsium karbonat (CaCO2) yang dihasilkan dari organisme karang dan alga berkapur.
49.   Ekosistem terumbu karang terdiri atas terumbu karang tepi yang tumbuh dari tepian pantai, terumbu karang penghalang, dan terumbu karang cincin berbentuk lingkaran atau oval.
50.   Manfaat terumbu karang:
-          Bahan makanan untuk hewan-hewan laut
-          Tempat berkembang biaknya biota laut
-          Penghalang pesisir dari bahaya abrasi pantai
-          Bahan makanan, obat-obatan, dan industri
-          Wahana rekreasi dan ilmu pengetahuan
51.   Padang lamun adalah hamparan tumbuhan berbunga yang sudah dapat hidup menyesuaikan diri di dasar laut.
52.   Manfaat padang lamun:
-          Tempat berkembang biaknya ikan-ikan kecil dan udang
-          Perangkap sedimen yang dapat menghindari abrasi
-          Penyedia makanan bagi biota laut
-          Bahan pembuat pupuk dan kertas
53.   Rumput laut dapat tumbuh apabila:
-          Perairan laut yang jernih
-          Bersuhu sejuk
-          Memiliki arus yang tenang
-          Mendapat cukup sinar matahari
-          Kedalaman laut antara 20 – 30 meter
54.   Manfaat rumput laut:
-          Bahan makanan bagi masyarakat pantai
-          Bahan industri pembuat sabun, cream, lotion
-          Bahan industri farmasi untuk membuat tablet, salep, dan kapsul
-          Bahan dalam pembutan keramik, tekstil
-          Dibuat menjadi tepung agar-agar
55.   Udara merupakan sumber kehidupan yang terdiri dari nitrogen, karbondioksida, dan oksigen.
56.   Sumber daya udara perlu dijaga dengan cara tidak mebuat polusi udara.
57.   Cara pengelolaan sumber daya udara:
-          Mengurangi polusi udara
-          Mencari sumber energi alternatif
-          Mengutamakan angkutan masal
-          Menggunakan kendaraan ramah lingkungan
-          Memasang penyaring pada cerobong asap
58.   Hutan adalah suatu areal tanah yang di atasnya ditumbuhi berbagai jenis dan ukuran tumbuhan.
59.   Manfaat hutan:
-          Menjaga kestabilan ilkli dan tata air
-          Menjaga keseimbangan ekosistem
-          Paru-paru dunia dalam menjaga keseimbangan karbondioksida (CO2)
-          Sumber penghasil kayu dan hasil hutan lainnya
60.   Akibat dari kerusakan hutan:
-          Intensitas badai akan meningkat
-          Kestabilan flora dan fauna akan punah
-          Terjadi tanah longsor
-          Banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau
61.   Hutan hujan tropis terdapat di lingkungan iklim tropika dengan ciri-ciri:
-          Ditandai dengan keanekaragaman tumbuhan (hutan heterogen).
-          Adanya jenis tumbuhan yang hidup menempel pada tumbuhan lain sperti anggrek, lumut, dan jamur.
-          Memiliki suhu udara, kelembapan, dan curah hujan yang tinggi.
-          Terdapat di Pulau Kalimantan dan Papua.
62.   Hutan muson (musim) tropika adalah hutan yang terdapat di kawasan tropika karena perbedan musim hujan dan musim kemarau yang sangat jelas dengan ciri-ciri:
-          Adanya tanaman meranggas atau menggugurka daun di musim kemarau
-          Tanaman khasnya adalah pohon jati
-          Terdapat di Jawa Timur dan sebagian Bali
63.   Hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di sekitaran dataran pantai yang berlumpur tebal (rawa dekat pantai).
64.   Tanaman di hutan bakau antara lain bakau dan nipah.
65.   Fungsi hutan mangrove:
-          Menjaga kawasan pantai dari abrasi
-          Sebagai habitat biota air payau dan pantai
-          Sebagai penyaring zat garam yang dibawa angin ke daratan
66.   Usaha untuk melestarikan hutan mangrove:
-          Program penghutanan kembali pohon bakau
-          Memperketat perizinan pengusahaan hutan
-          Memperketat pengawasan terhadap perambah hutan
67.   Fungsi ekologis hutan mangrove:
-          Sebagai paru-paru dunia dan menjaga kestabilan oksigen di udara dari daunya.
-          Sebagai penahan abrasi dan menjaga tata air tanah dari akar-akar pohonnya.
-          Sebagai habitat bagi kelestarian flora - fauna
68.   Sumber daya alam pertambangan adalah potensi alam yang berkenaan dengan usaha menggali atau mengambil hasil dari bumi berupa bijih logam dan sebagainya.
69.   Pertambangan bijih atau logam di Indonesia meliputi bijih besi, bauskit, timah, nikel, tembaga, emas, dan perak.
70.   Besi adalah bahan dasar industri logam dasar baja, kawat baja, dan pipa baja.
71.   Pertambangan besi terdapat di Cilacap (Jawa Tengah), Pelabuhan Ratu (Jawa Barat), dan Lampung.
72.   Bauskit adalah logam yang menjadi bahan membuat almunium untuk membuat badan pesawat terbang, alat rumah tangga, dan uang logam.
73.   Pertambangan bauksit berada di Kepulauan Riau, Pulau Bintang, Pulau Bintan, dan Singkawang.
74.   Timah adalah logam lembut, berwarna putih keperakan, lentur, dapat ditempa pad suhu normal, dan dipakai sebagai logam campuran.
75.   Timah digunakan sebagai logam campuran untuk ketas bungkus, perkakas dapur, bahan solder, membuat kaleng, dan pelapis besi supaya tidak berkarat.
76.   Pertambangan timah terdapat di Pulau Singkep, Bangka, dan Belitung.
77.   Nikel adalah logam keras berwarna putih seperti perak yang lentur, ulet, dan tidak berkarat.
78.   Apabila nikel dicampur dengan campur besi akan menjadi baja, sedangkan apabila nikel dicampur tembaga akan menjadi kuningan.
79.   Pertambangan nikel terdapat di Pegunungan Verbeek (Soroako), Pulau Mantang (Bone), Pulau Halmahera, Pulau Gag (Papua), dan Ponalo (Kolaka).
80.   Tembaga adalah logam yang berwarna kemerah-merahan dan dibuat menjadi bermacam-macam barang seperti kawat dan periok.
81.   Apabila tembaga dicampur dengan timah maka akan menjaadi perunggu.
82.   Pertambangan tembaga terdapat di Tembaga Pura (Papua), Kompara (Papua), dan Songkarapi (Sulawesi Selatan).
83.   Emas adalah logam mulia berwarna kuning mengkilap, biasanya digunkan sebagai perhiasan.
84.   Perak adalah logam mulia berwarna putih (dalam keadaan murni), sangat lunak, dan lentur (mudah dibengkokkan) sehingga mudah ditempa.
85.   Perak digunakan dalam teknologi modern sebagai selaput film dan konduktor listrik.
86.   Pertambangan emas dan perak terdapat di Tembaga Pura (Papua), Rejang Lebong (Bengkulu) dan Gunung Pongkor (Bogor).
87.   Penambangan di Gunung Pongkor dikelola oleh Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang dan diolah oleh PN. Lgam Mulia menjadi emas/perak.
88.   Pertambangan yang menghasilkan energi di Indonesia berupa minyak bumi, gas alam, dan batu bara.
89.   Minyak bumi adalah bahan tambang mineral organik yang berasal dari jasad hidup di laut (mikroplanton) yang tertimbun secara alami.
90.   Setelah diolah minyak bumi dapat menjadi aftur, bensin, minyak tanah (kerosin), dan solar.
91.   Pertambangan minyak bumi terdapat di Cepu (Jawa Tengah), Dumai (Riau), Balikpapan (Kalimantan Timur), Bula (Maluku), dan Sorong (Papua).
92.   LNG (Liquefied Natural Gas) adalah sumber tenaga yang berasal dari daerah-daerah penghasil minyak bumi.
93.   LPG (Liquwfied Petroleum Gas) adalah uap gas baka yang berasal dari penguapan minyak bumi.
94.   Pertambangan gas alam terdapat di Arun (Aceh), Bontang (Kalimantan Timur), dan Kep. Natuna.
95.   Batu bara adalah bahan bakar yang berwujud zat arang amorf yang terbentuk dari tumbuhan-tumbuhan prasejarah.
96.   Batu bara dapat digunakan untuk bahan bakar dalam industri peleburan besi, peleburan nikel, dan pembangkit listrik tenaga uap.
97.   Pertambangan batu bara terdapat di Bukit Asam (Sumatra Selatan), Umbilin (Sumatra Barat), dan Muara bungo (Jambi).
98.   Pertambangan mineral industri antara lain belerang, granit, pasir, kaolin, dan batu kapur.
99.   Belerang adalah benda bukan logam yang berwarna kuning muda, jika dibakar bernyala biru merah, asapnya berbau busuk, serta digunakan untuk industri bahan obat dan kosmetik.
100.          Pertambangan belerang terdapat di Gunung Welirang (Jawa Timur) dan Gunung Patuha (Jawa Barat).
101.          Granit adalah batuan keras yang berwarna keputih-putihan.
102.          Granit digunakan untuk bahan pensil dan baterai.
103.          Pertambangan granit terdapat di Pulau Karimun (Riau).
104.          Kaolin adalah tanah liat lunak, halus dan putih yang terbentuk karena pelapukan batuan granit.
105.          Kaolin digunakan untuk bahan membuat porselen (keramik) dan bahan campuan membuat kertas, karet, da obat-obatan.
106.          Pertambangan kaolin terdapat di Bangka, Belitung, dan Sulawesi Utara.
107.          Pasir kuarsa adalah bahan untuk membuat kaca, gelas, dan piring.
108.          Pertambangan pasir kuarsa terdapat di Bangka, Belitung, dan Madura.
109.          Batu kapur adalah bahan serbuk yang berwarna putih yang terbentuk dari sisa sisa organisme laut.
110.          Batu kapur digunakan untuk bahan baku semen, pemutih dinding, bahan obat-obatan, dan sebagai campuran makan daun sirih.
111.          Pertambangan batu kapur terdapat di pegunungan kapur di selatan Pulau Jawa, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
112.          Daftar bacaan: Kurnia, Anwar. 2014. IPS Terpadu I Kelas VII SMP. Jakarta: Yudistira. Halaman 52 – 65

113.          Bersambung .... materi Kependudukan.

No comments:

Post a Comment