Monday, August 11, 2014

BAB 3 LINGKUNGAN FISIK INDONESIA


8SMP K13

A.      Kondisi Letak Indonesia dan Pengaruhnya bagi Kehidupan

1.       Letak berarti tempat beradanya sesuatu.

2.       Letak suatu wilayh biasanya berhubungan dengan usur lokasi, batas, bentuk, dan luas.

3.       Secara astronomis Indonesia berada di antara 6° LU - 11° LS dan 95° BT – 141 ° BT.

4.       Secara geografis  Indonesia berada di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik

5.       Indonesia memiliki batas sebagai berikut:
a.       Utara: Malaysia, Singapura, Filipina, Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Cina Selatan, dan Samudra Pasifik
b.      Barat: Samudra Hindia
c.       Selatan: Australia, Timo Leste, Samudra Hindia, dan Laut Timor
d.      Timur: Papua Nugini dan Samudra Pasifik

6.       Indonesia merupakan negara kepulauan atau Archipelago dengan 17.504 pulau.

7.       Batas wilayah Indonesia menurut garis astronomis:
a.       6° LU paling utara Pulau Weh, Aceh
b.      11° LS paling selatan Pulau Rote, NTT
c.       95° BT paling barat Pulau Weh, Aceh
d.      141 ° BT paling timur Marauke

8.       Letak astronomis berdasarkan garis lintang menyebabkan Indonesia terletak pada kawasan beriklim tropis.

9.       Ciri-ciri alami Indonesia beriklim tropis:
a.       Temperatur tinggi yaitu 26° C - 28° C
b.      Curah hujan cukup tinggi yaitu 200 mm/thn
c.       Sering terjadi hujan zenithal
d.      Pelapuka batua berlangsung cepat
e.      Memiliki hutan hujan tropis

10.   Masyarakat Indonesia yang hidup di kawasan tropis memanfaatkan kondisi alam tersebut untuk kegiatan bertani, berkebun, dan budidaya kehutanan.

11.   Serta memungkinkan berkembangnya sektor pariwisata, transportasi, dan kegiatan lainnya.

12.   Sedangkan menurut garis bujurnya, letak astronomis Indonesia berpengaruh pada pembagian wilayahnya ke dalam tiga daerah waktu.

13.   Pembagian daerah waktu Indonesia:
a.       Waktu Indonesia Barat (WIB) berpatokan pada 105° BT meliputi Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan Tengah, Kalimana barat, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya
b.      Waktu Indonesia Tengah (WITA) berpatokan pada 120° BT meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Bali, Nusa Tenggara, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya
c.       Waktu Indonesia Timur (WIT) berpatoka pada 135° BT meliputi Maluku, Papua, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya

14.   Letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari kenyataanya di permukaan bumi.

15.   Letak geografis Indonesia berada pada titik pusat jalur lalu lintas perdagangan dunia yang sangat ramai atau dikenal dengan istilah cross posittion.

16.   Letak posisi silang ini berpengaruh besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia dalam bidang:
a.       Ekonomi: letaknya baik dan menguntungkan
b.      Sosial: memudahkan berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain’
c.       Budaya: memiliki banyak kebudayaan yang diserap dari bangsa-bangsa lain

17.   Perubahan musim setiap enam bulan sekali disebabkan karena peredaran semu matahari setiap tahun, yang menyebabkan kedudukan matahari berada di belahan bumi utara  dan belahan bumi selatan masing-masing selama enam bulan.

18.   Letak geologis adalah letak suatu negara berdasarkan keadaan batuan-batuan yang terdapat pada tubuh bumi.

19.   Batuan-batuan yang terdapat di Indonesia erat kaitannnya dengan sistem pegunungan yang ada di Indonesia.

20.   Letak geologis Indonesia merupakan pertemuan tiga deretan pegunungan lipatan muda yaitu:
a.       Pegunungan bagian barat yang melewati Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga ke Kepulauan Banda dilalui rangkaian Pegunungan Mediterania
b.      Pegunungan bagian timur yang melewati Kalimantan dan Sulawesi dilalui rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik
c.       Wilayah Papua dilalui rangkaian Pegunungan Lingkar Australia

21.   Pengaruh letak geologi Indonesia:
a.       Banyak gunung api
b.      Banyak kandungan bahan tambang
c.       Sering terjadi bencana alam

22.   Gunung api adalah gunung yang di dalamnya terdapat lahar panas

23.   Gung api terbentuk karena adanya tenaga magma yang berhasil mencapai permukaan bumi yang semula berada di lapisan selimut bumi menyusup melalui retakan dan memasuki lapisan kerak bumi

24.   Persebaran gunung api di Indonesia
a.       Sumatra: Kerinci, Lauser, Sinabung, Dempo.
b.      Jawa: Merapi, Bromo, Semeru, Ciremai.
c.       Kalimantan: Bukit Raya, Liangpran, Halau, Palung.
d.      Sulawesi: Klabat, Latimojong, Lokon, Soputan.
e.      Bali – Nusa Tenggara: Rinjani, Agung, Tambora, Egon.
f.        Papua: Puncak Jaya, Puncak Cartenz, Puncak Trikora, Yamin, Mandala.

25.   Bahan tambang adalah segala sesuatu benda yang digali dari dalam bumi.

26.   Penggolongan bahan tambang menurut UU No.11 Tahun 1967 dibagi menjadi tiga yaitu:
a.       Golongan A (Bahan Strategis) adalah bahan yang penting bagi pertahanan, keamanan, dan strategis untuk menjamin perekonomian negara. Contohnya: minyak bui, gas alam, uranium, plutonium, dan batu bara
b.      Golongan B (Bahan Vital) adalah barang tambang yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak. Contohnya: emas, perak, besi, tembaga, bauksit, dan timah
c.       Golongan C (Tidak Strategis dan Tidak Vital) adalah bahan yang dianggap tidak berpengaruh langsung terhadap hajat hidup orang banyak. Contohnya garam, pasir, marmer, batu kapur, asbes, dan kaolin

27.   Kekayaan bahan tambang yang terdapat di Indonesia:
a.       Minyak bumi: Lhokseumawe (Aceh), Dumai (Riau), Balikpapan (Kaltim), Cepu (Jateng)
b.      Batu Bara: Sawah Lunto (Sumatra Barat)
c.       Bauksit: Pulau Bintan (Kep. Riau)
d.      Besi: Gunung Tegak (Lampung)
e.      Emas: Pongkor (Bogor), Timika (Papua)
f.        Nikel: Soroako (Sulawesi Tenggara)

28.   Kawasan wilayah Indonesia yang labil sering goyah, tidak kokoh, atau sering bergoyang dengan aktivitasnya berupa gempa bumi

29.   Gempa bumi adalah peristiwa alam berupa getaran, guncangan atau gerakan bergelombang pada kerak bumi yang disebabkan oleh tenaga endogen (dari dalam bumi)

30.   Gempa bumi menjadi sebuah fenomena yang misterius dan cukup sulit untuk diprediksi, sehingga sulit untuk menghindarinya dan sangat berbahaya terutama gempa tektonik

B.      Cuaca, Iklim, dan Kondisi Fisik Indonesia Lainnya

31.   Cuaca adalah keadaan rata-rata udara pada suatu tempat.

32.   Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca di daerah tertentu yang meliputi wilayah yang luas dan dalam periode yang lama (biasanya 30 tahun)

33.   Cabang ilmu geografi yang mempelajari cauaca adalah meteorologi, sedangkan yang mempelajari iklim adalam klimatologi

34.   Cuaca dan iklim dipengaruhi oleh unsur:
a.       Suhu (temperatu) adalah ukuran kuantitatif yang menunjukkan panasa atau dinginnya udara
b.      Tekanann udara adalah tekanan yang disebabkan oleh unsur-unsur udara terhadap permukaan bumi yang menyebabkan adanya perbedaan suhu
c.       Kelembapan udara adalah kandungan uap air dalam udara
d.      Angin adalah udara yang bergerak dari suatu tempat yang bertekanan udara tinggi ke tempat yang bertekanan udara rendah
e.      Curah hujan adalah banyak sedikitnya hujan yang jatuh pada suatu tempat di permukaan bumi pada waktu tertentu

35.   Para petani akan menanam jenis tanaman yang disesuaikan dengan kedaan cuaca atau musim yang berlangsung saat itu, misalanya musim hujan menanam padi

36.   Iklim Indonesia ada tiga macam, yaitu:
a.       Iklim muson (musim) terjadi karena pengaruh angin musiman yang berubah-ubah dan berganti arah setiap enam bulan sekali.
-          Angi muson barat daya adalah angin yang bertiup antara Oktober sampai April yang sifatnya basah sehingga Indonesia mengalami musim hujan
-          Angin muson timur laut adalah angin yang bertiup antara April sampai Oktober yang sifatnya kering sehingga Indonesia mengalami musim kemarau
b.      Iklim tropis (panas) terjadi karena wilayah Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwa
c.       Iklim laut terjadi karena wilayah Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah laut

37.   Perbedaan jenis tanah di Indonesia dipengaruhi oleh perbedaan batuan induk, curah hujan, intensitas penyinaran matahari, relief, dan penutup tanah.

38.   Jenis tanah yang paling dikenal di Indonesia:
a.       Tanah vulkanik: pelapukan abu vulkanik
b.      Tanah aluvial: endapan di sekitar sungai
c.       Tanah humus: pembusukan bahan organik
d.      Tanah gambut: yang selalu digenangi air

39.   Sumber daya air adalah persediaan sumber daya air yang terdapat di daratan, baik air permukaan maupun air tanah.

40.   Sumber air daratan antara lain sungai, danau, air rawa, mata air dan air artesis

41.   Sumber daya kelautan adalah segala potensi yang tedapat di permukaan lautan dan dasar lautan, contohnya sumber perikanan, sumber energi, dan jalur transportasi

42.   Nama-nama sungai di Indonesia:
a.       Sumatra: Batanghari, Musi, Deli, Kampar, Indragiri
b.      Jawa: Cisadane, Comal, Bengawan Solo, Brantas
c.       Kalimantan: Kapuas, Barito, Mahakam, Kahayan
d.      Papua: Membramo, Mimikia, Baliem
e.      Sulawesi: Palu, Tallo, Walanea, Poso

43.    Danau dapat dimanfaatkan untuk penyediaan air bersih, transportasi, perikanan, pembangkit tenaga listrik, irigasi, akuakultur, rekreasi, dan konservasi ekosistem.

44.   Nama-nama laut terkenal di Indoensia:
a.       Bagian barat: Laut Cina Selatan, Laut Jawa, Laut Natuna
b.      Bagian tengah: Laut Banda, Laut Flores, Laut Banda, Laut Sulawesi
c.       Bagian timur: Laut Halmahera, Laut Seram, Laut Arafuru

45.   Sumber daya mineral adalah bahan-bahan galian yang di dalamnya unsur-unsur kimia

46.     Sumber daya mineral meliputi barang-barang tambang energi, non-migas, mineral logam, dan mineral batu non-logam misalnya minyak bumi, batu bara, timah, nikel, tembaga, besi, belerang

47.   Sumber daya mineral sangat dibutuhkan untuk kepentingan bidang perindustrian, peralatan rumah tangga, alat transportasi, dan sebagainya

48.   Di Kalimantan dan Sumatra banyak perusahaan-perusahaan tambang minyak bumi, gas alam, batu bara, dan sebaginya.

49.   Di Papua, tanah yang berlimpah kandungan emas, tembaga, minyak dan gasnya juga dikelola oleh perusahaan pertambangan luar negeri

50.   Perhatikan peta persebaran barang tambang di Indonesia berikut ini:



51.   Sumber bacaan: Kunia, Anwar. 2014. IPS Terpadu Kelas VIII SMP. Jakarta: Yudistira. (hlmn 42 – 54)

No comments:

Post a Comment