Wednesday, June 11, 2014

SEJARAH 9 SMP: PERANG DUNIA II DAN PENGARUHNYA BAGI INDONESIA

Pembukaan

Perkenalan tokoh-tokoh pemimpin dalam Perang Dunia II


Illuminati
Penggerak World War I, II, and III (cooming son)



Adolf Hitler pemimpin Pasukan NAZI Jerman


Benito Mussolini pemimpin Italia


Kaisar Hirohito pemimpin Jepang


Winston Churchill Perdana Menteri Inggris saat PD II


Franklin D. Roosevelt pemimpin Amerika Seikat


Joseph Stalin pemimpin Uni Soviet


Wladsyslaw Sikorsi Perdana Mentri Polandia


Jenderal Charles de Gaule pemimpin Gerakan Prancis Merdeka
  1. Perang dunia kedua terjadi pada tahun 1939 sampai tahun 1945 di kawasan Eropa dan kawasan Asia Pasifik.
  2. Kelompok negara negara poros/AXIS (Jerman, Italia dan Jepang) dengan kelompok negara-negara sekutu/Sentral (antara lain Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Belanda, Denmark, Uni Soviet dan Norwegia).
  3. Di Eropa perang ini diawali oleh serangan Jerman ke Polandia pada tanggal 1 September 1939.
  4. Di kawasan Asia Pasifik, secara tiba-tiba Jepang mengebom pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour (Hawaii) pada 7 Desember 1941.
  5. Beberapa kepulauan di Lautan Pasifik dan daerah jajahan Inggris, Perancis, dan Belanda di Asia Timur dan Asia Tenggara diduduki Jepang yang bercita-cita membentuk imperiuam Asia Timur Raya.
  6. Perang Dunia kedua ini telah membawa pengaruh yang besar bagi Indonesia.

A. Perang Dunia II di Daratan Eropa


Peta Wilayah Koloni pada masa PD II
pict: saripedia.wordpress.com

  1. Serangan Jerman menyerang Polandia tanggal 1 September 1939 menandai munculnya Perang Dunia II.
  2. Pendudukan Jerman atas Polandia menjadi ancaman bagi Uni Sovyet.
  3. Oleh karena itu, Uni Sovyet menyerang Polandia dari arah Timur dengan tujuan  untuk membendung ancaman atau gerakan tentara Jerman ke wilayah Uni Soviet.
  4. Akhirnya, Polandia diduduki oleh Jerman dan Uni Sovyet.
  5. Sedangkan Inggris dan Perancis tidak mampu menolong Polandia, meskipun kedua negara itu telah menyatakan perang kepada Jerman pada 3 September 1939.
  6. Pada tanggal 10 Mei 1940, Jerman menyerbu Belanda, Belgia, dan Luxemburg hingga dilanjutkan ke Perancis pada awal bulan Juni 1940, melalui kota Sedan.
  7. Perancis yang diserang dari Utara dan Selatan tidak dapat mempertahankan diri dari serangan Jerman sehingga Jenderal de Gaulle membentuk pemerintahan pengasingan di London, Inggris.
  8. Jerman melanjutkan pertempuran di Front Barat dengan menyerbu Inggris tetapi mengalami kegagalan karena : (1) wilayah Inggris terpisah dari daratan Eropa sehingga Jerman tidak dapat menyerang Inggris secara langsung, (2) Inggris memiliki angkatan perang yang lebih baik dibandingkan negara-negara Eropa daratan, (3) Inggris mendapat bantuan peralatan perang dari Amerika Serikat.
  9. Atas dasar kenyataan itu, Jerman bersama-sama dengan Italia dan Jepang menandatangani pakta pertahanan militer pada tanggal 27 September 1940, yang berisi kesepakatan untuk saling membantu apabila salah satu dari mereka diserang oleh negara lain.
  10. Perang Eropa juga terjadi di Front Timur dengan pusat peperangan di wilayah yang memisahkan Jerman dan Uni Sovyet.
  11. Pada tanggal 22 Juni 1941, Jerman melancarkan serangan ke arah Timur dengan tujuan untuk menguasai Uni Sovyet.
  12. Serangan Jerman ke arah Timur sangat merugikan Jerman karena menyebabkan hubungan Uni Sovyet dengan Perancis dan Inggris menjadi lebih dekat, sehingga kekuatan lawan menjadi lebih kuat.

B. Perang Pasifik dan Pengaruhnya Bagi Indonesia
1. Perang Pasifik


Peta Area Perang Asia Pasifik

  1. Perang Eropa kemudian berubah menjadi Perang Dunia II, setelah Jepang membombardir Pearl Harbour pada 7 Desember 1941.
  2. Jepang dengan mudah menguasai daerah-daerah di Asia Timur dan Asia Tenggara. Seolah-olah, Jepang tidak mendapat perlawanan yang berarti dari negara-negara Barat (Inggris, Perancis, Belanda, dan Amerika Serikat) untuk menguasai daerah-daerah Asia Tenggara.
  3. Jepang mulai mengalami kesulitan, setelah Amerika Serikat menarik sebagian pasukannya dari Eropa.
  4. Pada bulan Mei 1942, serangan Jepang terhadap Australia dapat dihentikan karena tentara Jepang menderita kekalahan dalam pertempuran Laut Koral (Karang).
  5. Serangan Jepang terhadap Hawai juga dapat digagalkan oleh tentara Amerika Serikat dalam pertempuran di Midway pada bulan Juni 1942.
  6. Pada bulan Agustus 1942, pasukan Amerika Serikat mendarat di Guadalkanal (Kepulauan Solomon) dan pada bulan Februari 1943, tentara Jepang telah dipukul mundur dari sana dengan menderita kerugian yang sangat besar.
  7. Sejak tahun 1943, Jepang harus merubah strategi perangnya dari ofensif (menyerang) menjadi defensif (bertahan) karena kendali Perang Pasifik mulai dipegang Amerika Serikat. Artinya, Amerika Serikatlah yang menentukan waktu serangan akan dilakukan. Sedangkan Jepang sebagai pihak yang mulai terdesak hanya bisa menunggu dan berusaha untuk mempertahankan wilayah yang telah didudukinya.

2. Menjelang berakhirnya Perang Pasifik dan Pengaruhnya bagi Indonesia


Peta Kepulauan Marshall di Samudra Pasifik



  1. Pada bulan Februari 1944, pasukan Amerika Serikat berhasil mengusir tentara Jepang dari Kwayalein di Kepulauan Marshall. 
  2. Pada bulan Juni 1944, pasukan pengebom B-29 Amerika Serikat mulai berhasil melumpuhkan pasukan Jepang di beberapa daerah yang strategis. Bahkan, Angkatan Laut Jepang berhasil dilumpuhkan oleh pasukan Sekutu di Laut Filipina.
  3. Pada bulan Juli 1944, Jepang harus kehilangan pangkalan Angkatan Laut di Saipan (kepulauan Mariana).
  4. Ketika pasukan Jepang kewalahan menghadapi pasukan sekutu, Jepang kemudian berusaha mendapatkan dukungan dan bantuan daerah jajahan untuk keperluan perang. Oleh karena itu Jepang kemudian mengadakan mobilisasi politik dan ekonomi wilayah jajahan, termasuk wilayah jajahan Indonesia.
  5. Mobilisasi politik dilakukan dengan cara membentuk organisasi militer dan semi militer antara lain Heiho, Pembela Tanah Air (PETA), Jawa Hokokai, Gerakan Tiga A dan Pusat Tenaga Rakyat (Putera) dengan harapan dapat mendukung Jepang dalam perangnya melawan pasukan sekutu.
  6. Untuk semakin menarik simpati rakyat Indonesia agar mendukung Jepang dalam Perang Asia Timur Raya, Jepang memberikan ‘janji kemerdekaan di kemudian hari’. Untuk itu Jepang kemudian membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/Dokuritsu Junbi Cosakai) yang kemudian diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia/Dokuritsu Junbi Inkai (PPKI).
  7. Untuk semakin meyakinkan rakyat Indonesia, Komando Tentara Jepang wilayah Selatan menyepakati bahwa Indonesia akan diberi kemerdekaan pada tanggal 7 September 1945.
  8. Sedangkan mobilisasi ekonomi dilakukan dengan memaksa penduduk untuk menyerahkan kekayaannya guna kepentingan perang, demi kemakmuran bersama.
  9. Setiap penduduk diwajibkan menyerahkan kekayaannya kepada pemerintah Jepang. Rakyat harus menyerahkan barang-barang berharga (emas dan berlian), hewan, bahan makanan kepada
  10. pemerintah Jepang.
  11. Untuk memperlancar usaha-usahanya, Jepang membentuk Jawa Hokokai (Kebaktian Rakyat Jawa) dan Nogyo Kumiai (Koperasi Pertanian).
  12. Pasukan Jepang pun akhirnya mengakui keunggulan pasukan sekutu setelah kota Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) dijatuhi bom oleh Amerika Serikat.
  13. Sebelum sempat memberikan kemerdekaan kepada Indonesia, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945.
  14. Sementara perang yang terjadi di daratan Eropa sudah lebih dulu berakhir dengan menyerahnya Jerman kepada Sekutu pada 7 Mei 1945.

C. Berakhirnya Perang Dunia II dan Pengaruhnya Bagi Negara- Negara Jajahan
  1. Jerman berhasil menduduki sebagian besar Eropa Kontinental (Daratan Eropa) seperti Perancis Utara, Belgia, Belanda, Luxemburg, Austria, Hongaria, Rumania, Bulgaria, dan negara Balkan sampai ke Kretta (Yunani).
  2. Pendudukan Jerman atas Rumania yang kaya akan minyak ditentang oleh Uni Soviet sehingga Menteri Luar Negeri Uni Soviet, Mutolof meminta pertanggungjawaban Jerman atas agresinya ke wilayah sebelah Timut, tetapi tidak mendapat jawaban yang memuaskan.
  3. Uni Soviet menjadi sekutu Inggris, namun Rumania dan Bulgaria memihak Jerman.
  4. Sementara, pasukan Italia berhasil dikalahkan oleh pasukan Inggris yang dipimpin oleh Wavell dalam pertempuran di Afrika Utara. Kekalahan itu menyebabkan terjadi kerusuhan di dalam negeri Italia.
  5. Untuk menghindari masuknya pasukan Inggris ke Italia, Jerman mengirimkan pasukannya ke Italia
  6. untuk menduduki beberapa daerah yang strategis. Italia berada di bawah pengawasan tentara Jerman. Pasukan Jerman di bawah pimpinan Erwin Rommel menyerbu Afrika dan berhasil memukul pasukan Inggris sampai ke perbatasan Mesir.
  7. Kemenangan pasukan Jerman di berbagai medan pertempuran mulai mendapat pukulan dari pasukan Sekutu sejak tahun 1942.
  8. Tanda-tanda kekalahan Blok Poros (Jerman, Italia dan Jepang) mulai tampak dari peristiwa-peristiwa sebagai berikut: (1) Kekalahan Jepang dalam pertempuran Laut Karang pada 7 Mei 1942. (2) Tentara Jerman menderita kekalahan dalam pertempuran di El-Alamein, dekat Alexandria dari pasukan Inggris yang dipimpin oleh Robert Montgomery dan Alexander. (3) Pasukan Jerman yang menyerbu Rusia berhasil dikalahkan oleh tentara Uni Soviet yang dipimpin oleh Marsekal Syukof dalam pertempuran di Stalingrad.
  9. Jenderal Dwight D. Eisenhower berhasil mengirimkan pasukannya ke Italia melalui Sicilia dan Napoli. Tentara Jerman gagal mempertahankan Italia, Mussolini tertangkap dan Italia menyerah kepada Sekutu pada bulan Mei 1944.
  10. Pendaratan tentara Sekutu di pantai Selatan Italia dan Perancis merupakan gerak tipu untuk memancing pasukan tank Jerman agar bergerak ke Selatan. Padahal, Sekutu akan mendaratkan pasukannya secara besar-besaran di Normandia.
  11. Pasukan Uni Soviet berhasil memukul mundur pasukan Jerman dalam pertempuran di Stalingrad, dan secara berturut-turut berhasil merebut Polandia, Rumania, dan Bulgaria.
  12. Bahkan bersama-sama dengan pasukan partisan Joseph Bros Tito, pasukan Uni Soviet berhasil membebaskan Yugoslavia (1944) dan Hungaria (1945) dari kekuasaan Jerman.
  13. Di medan pertempuran Barat dan Tengah, pasukan Eisenhower dan pasukan Montgomery menyerbu Normandia pada 6 Juni 1944.
  14. Jenderal Rommel dan Rundstedt tidak mampu menahan gempuran pasukan Sekutu sehingga pada bulan Agustus 1944, Perancis berhasil direbut dari kekuasaan Jerman. Sedangkan Belgia berhasil dimerdekakan dari kekuasaan Nazi 10 hari kemudian.
  15. Tentara Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis menyerbu ke Jerman menuju Berlin. Sedangkan pasukan Syukof menyerbu Berlin dari sebelah Timur.
  16. Goring berhasil ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat sedangkan Hitler dan Gobbels bunuh diri sehingga Laksamana Donitz menyerah tanpa syarat pada tanggal 8 Mei 1945. Akhirnya, Jerman dinyatakan menyerah tanpa syarat pada saat itu.
  17. Jerman menandatangani perjanjian perdamaian di Potsdam pada tanggal 2 Agustus 1945.
  18. Sementara itu, Pasukan Amerika Serikat berhasil menghancurkan Kaigun Jepang. Jenderal Mac Arthur dan Laksamana Chester Nimitz secara berturut berhasil menduduki Filipina (1944), Iwojima dan Okinawa (1945).
  19. Jepang menandatangani perjanjian San Francisco di atas kapal perang USS Missouri di teluk Tokyo pada 2 September 1945.
  20. Kedua perjanjian di atas, berisi ketentuan yang hampir sama, di antaranya: (1) Jerman dan Jepang harus membayar kerugian biaya perang. (2) Semua penjahat perang harus dijatuhi hukuman. (3) Jerman dan Jepang harus didemiliterisir atau pengurangan kekuatan militer. (4) Jerman dibagi menjadi 4 zona (daerah) dan masing-masing zona di bawah pengawasan Amerika Serikat, Inggris, Perancis, dan Rusia. (5) Wilayah Polandia diperbesar dengan Danzig dan sebagian wilayah Jerman. (6) Kota Berlin dipecah menjadi dua.
Akibat-akibat Perang Dunia II, di antaranya:

  1. Amerika Serikat muncul sebagai kekuatan politik dan militer baru yang sangat disegani, terutama karena kemampuan financialnya.
  2. Uni Soviet muncul sebagai negara yang berpengaruh dengan ‘beruang merah’ dan merupakan ancaman bagi Amerika Serikat.
  3. Terjadi persaingan yang hebat antara kedua negara besar tersebut karena masing-masing berkeinginan menjadi pemimpin dunia.
  4. Perancis sebagai salah satu anggota Sekutu yang paling menderita kerugian karena wilayahnya menjadi medan pertempuran.
  5. Imperialisme Barat di Asia mengalami keruntuhan. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh bangsa-bangsa Asia untuk memproklamirkan kemerdekaannya seperti Indonesia, Filipina, Burma, India,Vietnam, dan negara-negara lainya di Benua Afrika.
Sumber: I Wayan Legawa, dkk. 2008. Contextual Teaching and Learning Ilmu Pengetahuan Sosial: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

5 comments:

  1. disela-sela pusing kerja liat-liat lagi pelajaran sejarah pas sekolah.. Mantap lah.. Thanks sharenya

    ReplyDelete
  2. Yg mimpin belanda saat jerman nyerang siapa?

    ReplyDelete
  3. Terima kasih ...dengan membaca tulisan ini sangat menambah pengetahuan sejarah tentang perang asia pasifik...juga sangat membantu dalam penysunan bahan ajar....Ma ksh banget.

    ReplyDelete