Thursday, March 13, 2014

TITAN - TRISAKTI

Identitas diri Titan


Belakang

Untuk titan generasi pertama menggunakan lampu Scorpionking dengan kisi-kisi garis horisontal disusun tiga. Untuk versi berikutnya menggunakan lampu New Proteus atau Lampu Evobus series dengan kisi-kisi udara menyerupai Phoenik GX. Bentuk belakang tintan versi kedua lebih elegan daripada versi lampu Scorpion King.

Samping

Semua bodi Titan menggunakan lampu depan Jetbus dan kebanyak bodi Titan menggunakan Mesin depan (Hino AK) dengan kisi-kisi pendingin mesin di bagian muka titan. Pilar A sebagai pembatas dengan aksen timbul yang menyatu dengan kaca dan bodi. Antar pilat Titan dengan kaca depan dihubungkan dengan aksen berwarna hitam doff seperti pada Evobus series. Titan menggunakan punuk yang memenajang dari depan hingga ke bagian tengah atap yang menjadikannya semakin terlihat elegan dan sporty.

Tanpa punuk

Terlihat kurang elegan dan sporty jika tanpa menggunakan punuk atas. Bisa dilihat sendiri antara yang berpunuk dengan tidak berpunuk.

Murni Jaya dengan punuk Titan

Sang Pelari Labuan - Kalideres dengan warna merah berani dan livery garis-garis kecepatan yang menujukkan bahwa ia adalah bis cepat. Murni Jaya menggunakan lampu belakang model evobus series.


Safari Dharma Jaya (NON AC)
Jakarta - Temanggung - Magelang - Jogja
Mesin Yuchai?

Luragung Termuda (PATAS AC)
Tangerang - Kuningan
Hino AK

Murni Jaya (NON AC)
Kalideres - Labuan
Hino AK


No comments:

Post a Comment