Wednesday, March 12, 2014

8 SMP EKONOMI: PAJAK

8 SMP EKONOMI

BAB 17 PAJAK

1.       Keuangan negara adalah segala hal yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran negara serta pengaruhnya terhadap perekonomian.

2.       APBN (anggran pendapatan dan belanja negara) adalah suatu daftar/pernyataan yang terperinci mengenai kondisi keuangan negara yang mencakup penerimaan dan pengeluaran negara.

3.       APBN dirancang setiap setahun sekali.

4.       Sumber-sumber penerimaan negara antara lain pajak, retribusi, keuntungan BUMN, pinjaman dan hibah, serta penerimaan bea dan cukai.

5.       Pajak adalah hak pungutan resmi pemerintah berdasarkan undang-undang dengan balas jasa tidak langsung.

6.       Retribusi adalah pungutan yang dilakukan pemerintah berdasarkan undang-undang yang berlaku dengan balas jasa langsung.

7.       Pembayar retribusi adalah pihak yang telah menerima manfaat atau fasilitas pemerintah seperti retribusi pasar, parkir, hiburan, dsb.

8.       BUMN adalah perusahaan negara yang mengelola sumber daya yang strategis dan menguasai hajat hidup orang banyak

9.       BUMN memiliki kewajiban utama untuk melayani kepentingan umum dan dapat memperoleh laba dari hasil kegiatannya.

10.   Pinjaman adalah aliran dana dari dalam/luar negeri berupa utang yang harus dibayar beserta dengan bunganya.

11.   Hibah adalah bantuan yang didapat dari negara lain dan tidak perlu dikembalikan.

12.   Bea dan cukai adalah pungutan resmi yang dilakukan pemerintah terhadap barang-barang tertentu yang masuk atau keluar dari suatu negara.

13.   Bea adalah pungutan yang dikenakan atas suatu kejadian atau perbuatan perupa lalu lintas barang. Contohnya wilayah pabean negara Indonesia adalah 200 mil dari pantai terdepan.

14.   Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang yang memiliki sifat dan karakteristik yang ditetapkan undang-undang. Contohnya minuman beralkohol, bensin, rokok, kaset.

15.   Masalah pajak diatur dalam UUD 1945 pasal 23 ayat 2.

16.   Prinsip pemungutan pajak:
1)      Keadilan: disesuaikan dengan subjek pajak.
2)      Kepastian: aturan yang jelas, tegas dan pasti.
3)      Kelayakan: pantas atau tidaknya orang/badan usaha dikenakan pajak.
4)      Ekonomis: tidak mengganggu perekonomian secara menyeluruh.
5)      Sederhana: agar masayarakat umum dapat mengetahui hak dan kewajiban perpajakan.

17.   Ciri-ciri pajak:
1)      Iuaran wajib yang harus dibayarkan oleh wajib pajak;
2)      Dipungut berdasarkan undang-undang;
3)      Digunakan untuk kepentingan umum;
4)      Balas jasa tidak diberikan secara langsung.

18.   Undang-undang yang mengatur tentang pajak:
1)      UU No. 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan umum dan tata cara perpajakan.
2)      UU No. 17 Tahun 2000 tentang PPh (Pajak Penghasilan).
3)      UU No. 18 tahun 2000 tentang PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPn-BM (Pajak Penjualan Barang Mewah).
4)      UU No. 20 Tahun 2000 tentang PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

19.   Unsur-unsur pajak:
1)      Subjek pajak: orang atau badan usaha yang memiliki kewajiban membayar pajak menurut pperaturan perundang-undangan yang berlaku.
2)      Objek pajak: hal-hal yang dikenakan pajak, misalnya pendapatan, tanah, bangunan, dsb.
3)      Tarif pajak: besar kecilnya jumlah pajak yang harus dibayarkan subjek pajak terhadap objek pajak berdasarkan ketentuan.

20.   Setiap wajib pajak yang terdaftar sebagai wajib pajak seharusnya memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

21.   NPWP dapat diperoleh di Kantor Pelayanan Pajak.

22.   Bentuk-bentuk tarif pajak:
1)      Pajak proporsional: persentase tarifnya tetap atau sama terhadap berapapun penghasilan dan objek pajaknya.
2)      Pajak progresif: persentase tarifnya semakin besar apabila objek pajaknya semakin besar.
3)      Pajak degresif: persentase tarifnya semakin kecil apabila penghasilnya semakin besar atau meningkat.

23.   Jenis pajak berdasarkan sistem pemungutannya:
1)      Pajak Langsung: harus ditanggung atau dibayar sendiri oleh wajib pajak, misalnya pajak penghasilan (PPh), pajak kekayaan (PBB), pajak perseroan, pajak atas bunga, royalti, dan deviden.
2)      Pajak tidak langsung: dapat dilimpahkan atau dialihkan kepada pihak lain, misalnya pajak penjualan, pajak pertambahan nilai (PPN) da bea materai.

24.   Jenis pajak berdasarkan pihak yang memungutnya:
1)      Pajak negara (pusat): pajak yang dipungut pemerintah pusat melalui koordinasi direktoral jendral pajak. Misalnya pajak penghasila (PPh), pajak pertambahan nilai (PPN), pajak ekspor-impor, pajak penjualan atas barang mewah (PPn-BM), bea dan cukai.
2)      Pajak daerah: pajak yang dipungut pihak daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
a.       Pajak daerah tingkat provinsi: pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, dan pajak bahan bakar kendaraan.
b.      Pajak tingkat kabupaten/kota: pajak pengambilan dan pemanfaatan air tanah, pajak hotel dan restoran, pajak reklame, pajak penerangan jalan, dan pajak peng-ambilan barang tambang golongan C.

25.   Jenis pajak berdasarkan sifatnya:
1)      Pajak subjektif: pungutannya ditentukan berdasrkan keadaan wajib pajak, misalnya pajak penghasilan.
2)      Pajak objektif: pungutannnya ditentukan berdasarkan objek pajak tanpa memper-hatikan keadaan objk pajaknya, misalnya pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak bumi dan bangunan (PBB).

26.   Ciri-ciri sistem pemungutan pajak oleh pemerintah:
1)      Pemerintah berwenang untuk menentukan besarnya pajak yang terutang;
2)      Surat keterangan pajak yang dikeluarkan pemerintah menimbulkan utang pajak;
3)      Wajib pajak bersifat pasif.

27.   Ciri-ciri sistem pemungutan pajak oleh wajib pajak sendiri:
1)      Wajib pajak memiliki wewenang untuk menentukan besarnya pajak terutang;
2)      Pemerintah hanya bertindak sebagai pengawas;
3)      Wajib pajak bersifat aktif.

28.   Ciri-ciri sistem pemungutan pajak oleh pihak ketiga:
1)      Pihak ketiga berwenang dalam menentukan besarnya pajak yang terutang;
2)      Pemerintah dan wajib pajak bersifat pasif.

29.   Fungsi pajak dalam perekonomian nasional:
1)      Sumber pendapatan negara
2)      Alat pengatur perekonomian
3)      Alat stabilisasi perekonomian
4)      Alat pemerataan ekonomi

30.   Sumber: Tim Abdi guru. 2008. IPS Terpadu 2 B. Jakarta: Erlangga.


1 comment:

  1. Hello Am Mrs, Morgan debra Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan dapat diandalkan memberikan pinjaman
    pada syarat dan ketentuan yang jelas dan dimengerti pada tingkat bunga 2%. dari
    $ 12.000 untuk $ 7.000.000 USD, Euro dan Pounds Hanya. Saya memberikan Kredit Usaha,
    Pinjaman Pribadi, Pinjaman Mahasiswa, Kredit Mobil Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bills. jika kamu
    membutuhkan pinjaman apa yang harus Anda lakukan adalah untuk Anda untuk menghubungi saya secara langsung
    di: morgandebra1986@gmail.com
    Tuhan Memberkatimu.
    Salam,
    Mrs Morgan debra
    Email: morgandebra1986@gmail.com


    Catatan: Semua balasan harus kirim ke: morgandebra1986@gmail.com

    ReplyDelete