Friday, February 28, 2014

PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH BERCORAK ISLAM



1. MASJID

Masjid bermakna sebagai tempat bersujud, yaitu tempat orang melaksanakan ibadah bagi umat Islam. Ciri-ciri masjid kuno pada masa awal penyebaran Agama Islam, yaitu:
  1. Atap masjid berbentuk bujur sangkar dan bertingkat seperti pura
  2. mimbar masjid berbentuk teratai
  3. hiasan masjid umumnya berupa ukiran bermotif hewan atau tumbuh-tumbuhan
  4. terdapat kolam atau parit yang mengelilingi masjid
  5. menara masjid menyerupai bangunan candi
  6. halaman masjid dikelilingi tembok dengan satu atau dua pintu gerbang
  7. pintu gerbang masjid (gapura) menyerupai gapura kraton atau candi
  8. masjid kuno di kota biasanya berada di tengah kota dan menghadap alun-alun serta dekat dengan istana
  9. masjid mempunyai denah bujur sangkar
  10. di kiri atau kanan masjid biasanya terdapat menara untuk menyerukan adzan
  11. di dalam masjid terdapat barisan tiang yang mengelilingi empat tiang induk
  12. pada bagian barat terdapat sisi yang menonjol yang disebut mihrab
  13. di sekitar masjid terdapat makam tokoh ulama tertentu
  14. contohnya:
Masjid Agung Banten tahun 1933

Masjid Agung Banten saat ini
Peninggalan Kerajaan Banten

Masjid Agung Demak tempo dulu

Masjid Agung Demak saat ini
Peninggalan Kerajaan Demak

Menara Mesjid Kudus pada awal abad ke-20

Mesjid Kudus
merupakan contoh akulturasi antarabudaya Hindu dengan budaya Islam


2. KERATON

Keraton adalah tempat untuk melakukan kegiatan-kegiatan penting yang menyangkut urusan kerajaan dan sebagai tempat tinggal raja beseta keluarganya. Bangunan utama keraton dikelilingi pagar tembok, parit atau sungai kecil. Di depan keraton terdapat halaman luas yang disebut sebagai alun-alun. Fungsi alun-alun antaralain untuk:

  1. pertemuan sultan / raja dengan rakyatnya
  2. latihan perang bagi prajuritnya
  3. tempat hiburan, pesta atau perayan-perayaan tertentu

Gerbang Keraton Surakarta

Keramaian di alun-alun lor Keraton Jogjakarta

Keraton Kasepuhan Cirebon

3. MAKAM

Makam adalah tempat kediaman terakhir seseorang yang telah meninggal dunia. Pada zaman dahulu, pemakaman berada di perbukitan dengan bentuk dan susunan yang berundak-undak. Makam kuno bercorak Islam terdiri dari:
  1. Jirat atau kijing, yaitu bangunan yang dibuat dari batu yang berbentuk persegi panjang dengan arah lintang utara atau selatan.
  2. Batu Nisan, yaitu tonggak pendek dari batu sebagai tanda kubur yang biasanya di ujung utara dan selatan jirat.
  3. Cungkup, yaitu bangunan mirip rumah yang terdapat di atas jirat.

Makam Fattimah binti Maimun
Ditemukan di Leran, Gresik sebagai bukti bahwa Agama Islam sudah masuk di Pulau Jawa pada abad ke-11 Masehi

Makam Sultan Malik Al-Shaleh raja pertama Kerajaan Samudra Pasai, Aceh
Bentuk makam berupa jirat, nisan, dan cungkup.


4. SASTRA

Kesustraan pada zaman Islam berkembang di sekitar Selat Malaka dan Pulau Jawa. Berdasarkan sumber-sumbernya sastra dapat dibedakan menjadi dua yaitu sastra yang dipengaruhi unsur lluar dari Persia atau Arab dan kelanjutan dari sastra tersebut. Menurut cerita dan isinya, sastra dibedakan menjadi:

  1. Hikayat, yaitu karya sastra berupa cerita atau dongeng yang dibuat sebagai wahana pelipur lara. Misalnya Hikayat Hang Tuah dan Hikayat Amir Hamzah.
  2. Babad, yaitu cerita berlatar belakang sejarah yang biasanya lebih berupa cerita daripada uraian sejarah. Misalnya Babad Tanah Jawi dan Babad Giyanti.
  3. Syair, yaitu puisi lama yang tiap-tiap baitnya terdiri dari empat baris yang berakhiran sama. Misalnya Syair Abdul Muluk dan Gurindam Dua Belas.
  4. Suluk, yaitu kitab-kitab yang menceritakan beberbagai hal mengenai tasawuf. Di Pulau Jawa, suluk banyak menceritakan tentang Wali Songo misalnya Suluk Sukarsa, Suluk Wujil, dan Suluk Malang Sumirang.
Naskah asli Hikayat Hang Tuah

Naskah Babad Tanah Jawi

Isi dari Gurindam Dua Belas
foto: www.tempo.co

Kitab Suluk Wujil


5. KALIGRAFI

kaligrafi adalah seni melukis indah atau mengukir huruf-huruf Arab yang berisikan tulisan-tulisan pengingat manusia kepada Allah SWT. Seni kaligrafi yang bernafaskan Islam merupakan rangkaian dari ayat-ayat suci Al-Qur'an dan Hadist Nabi Muhammad SAW.

Kaligrafi yang membentuk sesorang sedang tahiyat akhir



6. GAMELAN

Gamelan adalah seperangkat alat musik Jawa yang terdiri dari saron, bonang, rebab, gendang, gong, dan sebagainya. Gamelan biasanya dimaikan pada perayaan-perayaan tertentu seperti perayaan Maulid Nabi di keraton-keraton. Hal itu ditunjukkan untuk mengumpulkan rakyat yang ada di sekitar keraton, setelah rakyat berkumpul kemudian ulama memberikan ceramah keagamaan.

Perlengkapan gamelan

Bonang
Bonang merupakan alat musik pukul peninggalan Sunan Bonang yang digukan untuk memaikan Lagu Macapat.

 


Sumber:
Tim Abdi Guru. 2008. IPS Terpadu untuk SMP Kela VII Semester II. Erlangga: Jakarta.



13 comments: