Saturday, September 28, 2013

ISTILAH EKONOMI: HEDGING

Lindungi nilai (Headging) adalah cara atau teknik untuk mengurangi baik resiko yang timbul maupun yang diperkirakan akan timbul akibat adanya fluktuasi harga di pasar keuangan. Menteri BUMN Dahlan Iskan menerbitkan peraturan menteri dengan nomer PER-09/MBU/2013 tentang Kebijakan Umum  Transaksi Lindungi Nilai Badan Usaha Milik Negara. Peraturan tersebut untuk mengurangi tekanan dollar AS atas rupiah yang mencapai 11.000 rupiah/dollar AS.

Peraturan Mengenai Kebijakan  Umum  Transaksi Lindungi Nilai (Headging) Badan Usaha Milik Negara

  1. lindungi nilai adalah cara atau teknik untuk mengurangi resiko yang timbul maupun yang diperkirakan kan timbul akibat adanya fluktuasi harga di pasar keuangan.
  2. BUMN wajib melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengaturan resiko pasar secara efektif untuk memitigasi resiko pasar (resiko suku bunga, nilai tukar, komoditas, ekuitas).
  3. pengendalian resiko pasar dapat dilakukan melalui transaksi lindung nilai.
  4. objek transaksi lindung antara lain: aset, kewajiban, pendapatan, dan arus kas.
  5. Biaya yang timbul dan selisih kurang dari transaksi lindung nilai menjadi beban anggaran BUMN. Selisih lebihnya menjadi keuntungan BUMN.
  6. pelaksanaan lindung nilai dilakukan melalui lembaga keuangan BUMN, bank maupun bukan bank.
  7. prinsip pelaksanaan lindung nilai: tata kelola perusahaan yang baik, penerapan manajemen resiko, standar akuntasi dan pajak.
  8. kewajiban direksi BUMN: menyusun kebijakan lindung nilai (identifikasi dan penetapan resiko pasar, objek underlying yang akan dilindungi dan mitigasi resiko).


Sumber: Peraturan Menteri BUMN No. PER-09/MBU/2013 tentang Kebijakan Umum  Transaksi Lindungi Nilai Badan Usaha Milik Negara. (Kompas, 27/09/13 halaman 20).

No comments:

Post a Comment