Thursday, May 9, 2013

TEORI TITIK HENTI (BREAKING POINT THEORY) RUMUS DAN CONTOH SOAL

Teori titik henti (TH) dikemukanan oleh W. J. Reilly. Titik henti suatu wilayah dapat diketahui melalui pendekatan perbandingan antara jarak 2 wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak dibagi jumlah penduduk yang lebih sedikit. Penentuan titik henti suatu fasilitas ditentukan jaraknya dari kota yang berpenduduk paling sedikit. Hal ini untuk menyeimbangkan jumlah penduduk di kedua kota tersebut.
 
Teori ini digunakan untuk:
1.Menentukan lokasi suatu unit usaha ekonomi (pasar, SPBU, shopping center)
2.Menentukan lokasi sarana kesehatan (rumah sakit, klinik)
3.Menentukan lokasi sarana pendidikn (sekolah, kampus, pusdiklat)
 
Rumus:
TH =                 d                 
          1 + akar P byk/P sdkit
 
d = jarak kedua kota
Pbyk = jumlah penduduk terbanyak
Psdkit = jumlah penduduk sedikit
 
 
THAB= Jarak lokasi titik henti (kota A)
JAB   = Jarak antara Kota A dan B
PA   = jumlah penduduk kota yang lebih besar (A)
PB   = jumlah penduduk kota yang lebih kecil (B)
 
Contoh:
 Kota A berpenduduk 320.000 jiwa dan kota B berpenduduk 20.000 jiwa. Jarak kedua kota tersebut 25 km. Pendirian rumah sakit di antara kedua kota tersebut yang paling tepat adalah pada jarak ....
a. 5 km dari kota A
b. 5 km dari kota B
c. 5,5 km dari kota A
d. 5,5 km dari kota B
e. 10 km dari kota A
 
Jawab:
diketahui
P a = 320.000 jiwa
P b =   20.000 jiwa
d AB = 25 km
 
 
TH =                 d                 
          1 + akar P byk/P sdkit
     =             25                
          1 + akar 320 / 20 
      =        25        
          1 + akar 16
     =     25      
           1 + 4
     = 25
         5
     = 5  
 
Titik Henti kedua kota tersebut adalah 5 km
Kota dengan penduduk yang lebih sedikit adalah kota B
Jadi, pendirian rumah sakit yang tepat berada 5 km dari kota B  
 
 
 

13 comments:

  1. Makasih ya infonya bermanfaat banget buat tugas sekolahku :) (Y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Semoga bermanfaat untuk tugasnya.

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. kota yang dipilih itu dari jumlah penduduk terbanyak atau yang lebih sedikit sih mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari kota yang bherpenduduk SEDIKIT

      Delete
    2. Tapi kebanyakan rumah sakit skrng dibuat di kota yg banyak penduduk nya bang. Terus contoh daerah yg pakai teori ini dmana bang ?

      Delete
    3. you know lah bagaimana Indonesia. itu kan rumus hanya sebagai teori.

      Delete
    4. Kalau guru saya bilang, kota yang penduduknya lebih sedikit biasanya fasilitasnya lebih sedikit jadi kalau bangun fasilitas baru harus lebih dekat dengan kota yg penduduk sedikit itu. Karna kota penduduk banyak biasanya fasilitasnya udah lengkap

      Delete
    5. Kalau guru saya bilang, kota yang penduduknya lebih sedikit biasanya fasilitasnya lebih sedikit jadi kalau bangun fasilitas baru harus lebih dekat dengan kota yg penduduk sedikit itu. Karna kota penduduk banyak biasanya fasilitasnya udah lengkap

      Delete
  4. Terimakasih banyaaak! sangat mudah dipahami :)

    ReplyDelete